14 Warga Palembang Pulang dari Penipuan Kerja Kamboja

Maya K. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 49 dibaca
Bisik.id
14 Warga Palembang Pulang dari Penipuan Kerja Kamboja

Gambar atau konten salah?

14 warga Palembang yang sebelumnya diduga korban penipuan kerja di Kamboja tiba di Indonesia pada 29 Maret 2026 malam. Foto yang dibagikan menunjukkan mereka dalam keadaan sehat. Rencana penerbangan kembali ke Palembang akan dilaksanakan pada 30 Maret 2026 pukul 11.00 WIB.

Menurut Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumsel Waydinsyah, “14 warga Palembang dari Kamboja sudah sampai di Indonesia dan hari ini akan pulang ke Palembang.”

Penjelasan lebih lanjut menyebutkan bahwa para korban diberangkatkan dari Phnom Penh, Kamboja, menuju Jakarta pada Minggu lalu akan transit di Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Palembang. Jadwal penerbangan kembali diharapkan tepat pada pukul 11.00 WIB.

Kepala Disnakertrans Sumsel Indra Bangsawan menginformasikan bahwa awalnya ada 15 orang yang terdata, namun satu di antaranya sudah kembali secara mandiri dengan bantuan keluarga. Ia menegaskan bahwa pemulangan ini merupakan hasil atensi langsung dari Pak Gubernur yang bergerak cepat setelah menerima informasi terkait kondisi para warga tersebut.

Pemulangan ini merupakan hasil atensi langsung dari Pak Gubernur yang bergerak cepat setelah menerima informasi terkait kondisi para warga tersebut,” ujar Indra.

  1. Ahmad Saputra
  2. Alvin Alvata
  3. M Amar
  4. M Rezah
  5. Muhammad Hoiril Afif
  6. M Sandiansyah
  7. M Alim
  8. Aldiansyah
  9. M Ulix
  10. M Alibaba
  11. Aldi Kurnia
  12. Fikry Halikal
  13. Varel Vahrezi
  14. Ryansyah (csb/csb)

Pengembalian 14 warga Palembang ini menegaskan kerja sama antara pemerintah provinsi Sumatera Selatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta lembaga pelindungan pekerja migran. Keberhasilan proses ini menunjukkan respons cepat pemerintah daerah dalam menangani kasus korban penipuan kerja di luar negeri.

Palembangpenipuan kerjaKambojaBP3MIpemulangankorban migranSumatera SelatanDinas Tenaga Kerja

Komentar

Memuat komentar...