21 Tahun Sun Pan, Bekerja di Kios Daging demi Keluarga

Bima J. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
21 Tahun Sun Pan, Bekerja di Kios Daging demi Keluarga

Gambar atau konten salah?

Sun Pan berusia 21 tahun berasal dari Shaoyang, Hunan. Setelah lulus SMA pada 23 April 2023, ia memutuskan tidak melanjutkan kuliah. Alasan utamanya adalah untuk membantu keluarga.

Dia adalah anak sulung dari tujuh bersaudara. Untuk menutupi kebutuhan hidup, Sun Pan bergabung dengan ayahnya di dua kios daging babi milik keluarga. Satu kios dikelola oleh orang tua, sementara yang lain dijaga bersama adik perempuannya.

“Sejujurnya saya juga ingin kuliah, tapi kondisi keluarga membuat saya harus bertahan seperti ini,” ujarnya. Tanggung jawabnya tidak ringan. Dari enam adik, satu mengalami disabilitas permanen akibat kecelakaan saat kecil. Ia mengajak adik itu menjaga kios agar tidak mendapat perlakuan buruk di luar.

Empat adik lainnya masih bersekolah, dan adik bungsunya yang baru berusia satu tahun mengidap sindrom Down sehingga memerlukan perawatan khusus. Di rumah, mereka juga tinggal bersama kakek yang lumpuh. Setiap hari, Sun Pan membantu proses pemotongan daging hingga berjualan.

Walau terlihat kuat, ia mengaku tekanan hidup terasa berat. “Saya hanya berharap orang tua tidak punya anak lagi, karena saya sudah kewalahan,” katanya. Namun, pandangan orang tua tidak sepenuhnya sejalan. Meskipun usia mereka mendekati 50 tahun, kedua orang tua masih ingin memiliki anak lagi dengan harapan salah satunya bisa sukses di masa depan.

Di sisi lain, pihak otoritas setempat menilai kondisi ekonomi keluarga Sun Pan tidak tergolong miskin. Mereka memiliki dua hingga tiga ruko, bahkan sebagian sudah dibeli lunas. Bantuan sosial sempat ditawarkan, namun ditolak oleh ayahnya.

Keberadaan akun media sosial Sun Pan, yang memiliki ratusan ribu pengikut, membuat kisah ini semakin ramai dibicarakan. Beberapa netizen menaruh kecurigaan bahwa narasinya dimanfaatkan untuk menarik perhatian publik. “Curiga ada unsur menarik perhatian deh, soalnya followers di media sosialnya banyak,” tulis netizen. “Haru banget melihat perjuangannya, tapi ada sedikit kecurigaan narasinya dibuat seolah-olah menyedihkan demi menarik perhatian,” tambah netizen lain.

Sun Pan terus menjalankan rutinitas berat, menyeimbangkan antara pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan harapan pribadi. Ia tetap berharap agar keluarga dapat mengatasi beban tanpa harus menambah jumlah anak lagi.

Kesimpulannya, kisah Sun Pan mencerminkan perjuangan seorang remaja yang memilih pekerjaan keras demi keluarga, meski menghadapi tantangan kesehatan dan harapan yang berbeda antara generasi.

Sun Pankios dagingkeluargatanggung jawabmedia sosialnarasiperjuangankesehatan

Komentar

Memuat komentar...