570 Posyandu Serentak di Gianyar, 23 Dokter Layanan Kesehatan

Wahyu T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
570 Posyandu Serentak di Gianyar, 23 Dokter Layanan Kesehatan

Gambar atau konten salah?

570 posyandu dilaksanakan serentak di 70 desa dan kelurahan Kabupaten Gianyar pada Hari Posyandu Nasional Tahun 2026. Acara ini menampung puluhan dokter yang menyediakan enam layanan kesehatan bagi masyarakat. Puncak kegiatan diadakan di Balai Banjar Bonjaka, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gianyar, I Ketut Mudana, menjelaskan bahwa semua layanan di posyandu mengikuti Standar Pelayanan Minimal yang diatur dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. “Kegiatan dipusatkan di Balai Banjar Bonjaka, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang,” ujarnya pada 19 Mei 2026.

Di ratusan posyandu, dokter spesialis anak, penyakit dalam, THT, dan kandungan hadir. Pemeriksaan kesehatan gratis dan pemeriksaan mata dilakukan bersama RS Bali Mandara. Seluruh layanan dikelola langsung oleh 23 dokter yang menargetkan balita, ibu hamil, lansia, dan keluarga kurang mampu.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menyerahkan bahan susu PKMK kepada balita yang telah menjalani pemeriksaan dokter spesialis. “Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menyerahkan bantuan susu PKMK bagi balita yang telah menjalani pemeriksaan dokter spesialis,” kata Mudana.

Transformasi kelembagaan menjadi fokus utama. Lembaga posyandu kini ditetapkan sebagai mitra pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. “Transformasi kelembagaan dilakukan terhadap Posyandu. Lembaga itu ditetapkan sebagai mitra pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat,” jelas Mudana. Selanjutnya, layanan posyandu diperluas ke enam bidang SPM, dan pembinaan diubah menjadi Tim Pembina Posyandu berjenjang dari pusat hingga desa/kelurahan.

Untuk mempercepat implementasi Posyandu 6 SPM, tim pembina Kabupaten Gianyar mengoptimalkan keterlibatan seluruh unsur di desa, memfasilitasi perencanaan pembangunan desa, serta memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah dalam kegiatan posyandu serentak. “Untuk mempercepat implementasi Posyandu 6 SPM, tim pembina posyandu Kabupaten Gianyar mengoptimalkan keterlibatan seluruh unsur di desa, memfasilitasi perencanaan pembangunan desa, serta memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah dalam kegiatan posyandu serentak,” kata Mudana.

Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) turut berperan. Dinas Pertanian menyalurkan 100 polybag bibit cabai kepada kader posyandu, Dinas DP3AP2KB menyediakan layanan konseling, dan Dinas Pendidikan membagikan 7 komik “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan paket PMT nugget ikan nila bagi ibu hamil dan lansia di Banjar Bonjaka. Dinas Lingkungan Hidup menyerahkan 10 tempat pemilahan sampah, sementara Dinas Sosial memberikan paket sembako bagi lansia terlantar di Desa Sebatu.

Bank BPD Bali juga turut mendukung. “Dukungan serupa juga datang dari Bank BPD Bali berupa bantuan sembako untuk lansia dan ibu hamil serta paket PMT bagi balita,” kata Mudana.

Acara ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan komunitas, sambil memperluas fungsi posyandu sebagai mitra pembangunan desa. Dengan melibatkan berbagai lembaga dan sumber daya, Gianyar menargetkan peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

PosyanduGianyarLayanan Kesehatan6 SPMTransformasi KelembagaanDokter SpesialisBPD Bali

Komentar

Memuat komentar...