7 Cara Praktis Menghentikan Kebiasaan People Pleaser

Fandi R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
7 Cara Praktis Menghentikan Kebiasaan People Pleaser

Gambar atau konten salah?

People pleaser adalah orang yang sulit menolak permintaan orang lain. Mereka seringkali melakukannya karena ingin disukai atau takut konflik. Walaupun sadar bahwa permintaan itu tidak selalu menguntungkan, banyak yang tetap merasa tidak nyaman menolak. Kebiasaan ini, bila tidak diatasi, dapat menimbulkan kelelahan fisik dan mental.

Untuk mengubah pola ini, penting memahami batasan diri dan belajar mengatakan tidak. Berikut tujuh cara yang disarankan oleh psikolog UGM, Smita Dinakaramani, berdasarkan laman resmi Universitas Gadjah Mada.

  1. Tanamkan Mindset untuk Menjaga Diri Sendiri

    Menempatkan diri sendiri sebagai prioritas bukan berarti menjadi egois. Kebahagiaan orang lain bukan tanggung jawab utama Anda, dan tidak perlu dijadikan beban. Fokus pada kebutuhan pribadi membantu menjaga energi dan kesehatan.

  2. Pahami Jika Kita Tidak Dapat Membuat Semua Orang Senang

    “Pahami tidak semua orang akan menyukai kita. Impossible bisa menyukai orang 100%, bahkan orang terdekat kita pun ada hal‑hal yang tidak kita sukai,” jelas Smita. Menyadari hal ini mengurangi tekanan untuk selalu disukai.

  3. Ketahui Jika Konflik Tidak Selalu Buruk

    Menyampaikan pendapat berbeda dengan cara yang sehat dapat memperkuat hubungan. Konflik yang dibicarakan secara terbuka memberi ruang bagi perspektif yang lebih luas.

  4. Beri Jeda Sebelum Mengiyakan

    Jangan langsung menerima setiap ajakan atau permintaan. Ambil waktu untuk menilai apakah Anda benar-benar memiliki kapasitas dan waktu. Misalnya, bila rekan kerja meminta bantuan, pikirkan dulu sebelum setuju.

  5. Berani untuk Mengatakan Tidak

    Menolak hal yang tidak sesuai dengan perasaan atau keinginan bukan berarti menjadi orang buruk. “Belajar pelan‑pelan, coba sampaikan pendapat yang kita inginkan dahulu dan baru setelah itu menolak. Misal saat diminta untuk lembur sampai jam 9 malam, sampaikan saya keberatan kalau lembur sampai jam 9 malam karena masih harus mengurus keluarga di rumah dan tawarkan bagaimana jika lemburnya hanya sampai jam 6 saja,” katanya.

  6. Jangan Meminta Maaf atas Kesalahan yang Tidak Dilakukan

    Hindari mengucapkan maaf untuk hal yang tidak Anda lakukan. Praktik ini tidak hanya mengurangi sifat people pleaser, tetapi juga mendorong orang lain bertanggung jawab atas tindakan mereka.

  7. Coba Self‑Talk Positif

    Selalu beri kata-kata positif pada diri sendiri. Ingat bahwa Anda berhak memiliki waktu untuk diri sendiri. Jangan merasa terbebani seolah‑olah selalu harus memberikan tenaga untuk hal yang tidak bermanfaat bagi diri sendiri.

Selain tujuh langkah di atas, penting juga untuk menanamkan kebiasaan memprioritaskan diri. Ketika Anda belajar menolak dengan sopan, orang di sekitar akan lebih menghargai batasan Anda. Praktik ini memupuk rasa saling menghormati dalam hubungan pribadi maupun profesional.

Dengan menerapkan cara-cara tersebut secara konsisten, kebiasaan menjadi people pleaser dapat berkurang. Hal ini membantu Anda menjaga keseimbangan emosional dan meningkatkan kualitas hidup. Sederhananya, memberi ruang bagi diri sendiri tidak mengurangi empati, melainkan memperkuat kemampuan untuk memberi dengan lebih sadar.

People PleaserBatasan DiriBeratangan TidakKesehatan MentalKonflik SehatSelf‑Talk PositifPrioritas DiriUGM

Komentar

Memuat komentar...