7 Merek Ramyeon Korea Wajib Dicoba: Pedas, Gurih, Unik
Gambar atau konten salah?
Ramen instan Korea, yang sering disebut ramyeon, dikenal dengan kuah pedas dan gurih. Mi ini dipilih banyak orang karena mudah disiapkan dan rasanya nikmat. Di Korea, ramyeon menjadi bagian dari makanan sehari‑hari. Biasanya disajikan dengan kuah berbumbu cabai seperti gochugaru atau gochujang. Rasanya cenderung pedas dan tingkat kepedasannya berbeda di tiap produk.
Berbeda dengan ramen Jepang yang umumnya disajikan di restoran, ramyeon Korea banyak tersedia dalam bentuk kemasan. Variasinya juga cukup banyak, mulai dari gurih hingga sangat pedas.
Berikut tujuh merek ramyeon Korea yang wajib dicoba, menurut Hallie Bradley, blogger asal Ohio yang tinggal di Korea sejak 2006. Hallie menulis artikel ini pada 25 Maret 2023.
Nongshim Shin Ramyun (농심신라면) adalah ramyeon Korea yang paling populer di dunia. Produk ini mudah ditemukan di berbagai negara, baik di toko maupun secara online. Rasanya berbasis kaldu sapi dengan tambahan sayuran kering. Tingkat kepedasannya sedang, tetapi tetap terasa kuat bagi yang belum terbiasa. Tersedia juga versi premium dengan kuah lebih kaya rasa.
Ottogi Jin Ramen (오뚜기 진라면) memiliki rasa yang mirip dengan Shin Ramyun, tetapi dengan sentuhan cabai yang lebih terasa. Kuahnya memadukan rasa daging sapi dan kimchi. Tingkat kepedasannya relatif lebih ringan dibanding beberapa merek lain, sehingga cocok bagi yang tidak bisa makan pedas.
Samyang Buldak Ramen (삼양불닭볶음면) dikenal karena tingkat kepedasannya yang tinggi. Samyang bahkan sempat populer sebagai bahan tantangan makan pedas. Jenis ini disajikan tanpa kuah (dry ramen). Tersedia juga versi lebih pedas seperti 2X Spicy. Cocok bagi yang ingin mencoba sensasi pedas yang luar biasa.
Samyang Original Ramen (삼양 라면) dirilis pada 1963, menjadi salah satu ramyeon instan pertama di Korea. Rasanya lebih ringan dengan kuah kaldu sapi. Teksturnya kenyal dan mudah dipadukan dengan tambahan seperti telur atau keju.
Nongshim Chapagetti (농심 짜파게티) memiliki ciri khas saus hitam berbasis chajang atau kedelai hitam. Rasanya cenderung manis dan gurih. Ramen ini juga termasuk jenis tanpa kuah. Isinya dilengkapi sayuran seperti wortel dan bawang. Produk ini dikenal sebagai bagian dari hidangan populer yang muncul dalam film Parasite.
Nongshim K-Army Stew (농심 부대찌개) terinspirasi dari budae jjigae, sup khas Korea. Kuahnya memadukan rasa pedas dan gurih dengan tambahan bahan seperti kacang dan daging olahan. Mi yang digunakan memiliki tekstur lebih kenyal. Rasa keseluruhannya cukup kuat dan mengenyangkan.
Nongshim Neoguri Spicy Seafood (농심 너구리) dikenal dengan mi tebal bergaya udon dan rasa seafood pedas nan nikmat. Produk ini menggunakan bahan laut asli sebagai dasar rasanya. Selain varian pedas, tersedia juga versi original. Tekstur mi-nya yang tebal membuatnya berbeda dari ramyeon lainnya.
Setiap merek menawarkan pengalaman rasa yang unik, mulai dari rasa gurih, pedas, hingga kombinasi rasa khas Korea seperti kimchi dan kedelai hitam. Pilihan tergantung selera pribadi, apakah ingin menikmati kuah pedas yang kuat atau mi tebal dengan rasa seafood. Ramyeon Korea menonjol karena kemudahan penyajian dan variasi rasa yang luas, menjadikannya pilihan favorit bagi pecinta makanan instan di seluruh dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
