Alpukat Berlebih, Burger Wagyu Mahal, Kopi Premium Terlalu

Fandi R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 60 dibaca
Bisik.id
Alpukat Berlebih, Burger Wagyu Mahal, Kopi Premium Terlalu

Gambar atau konten salah?

Alpukat, buah yang sering disebut “superfood”, banyak dikonsumsi setiap hari. Meskipun kaya nutrisi, tak sedikit orang yang tidak sadar kalau asupan berlebihan dapat menimbulkan efek negatif. Berbagai manfaat seperti lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk jantung dan serat yang menjaga pencernaan memang ada, namun kalori juga tinggi.

Menurut ahli gizi Lauren Manaker, konsumsi alpukat harian pada umumnya aman bagi kebanyakan orang sehat. Ia menekankan pentingnya porsi dan keseimbangan pola makan. Asupan berlebihan dapat meningkatkan total kalori, sehingga bagi yang ingin menjaga berat badan atau memiliki kondisi tertentu, perlu memperhatikan jumlah yang dikonsumsi.

Berbeda dengan buah, dunia kuliner juga sedang memanas dengan munculnya gerai burger premium. Bobby's Burger, yang dimiliki oleh influencer terkenal Ben Sumadiwiria, menawarkan burger berbahan dasar full daging wagyu. Gerai ini terletak di sebuah cabang PIM yang cukup kecil, namun mampu menampung sekitar 15 orang. Menu andalan, Truffle Wagyu Deluxe, dijual seharga hampir Rp 150.000. Harga tersebut mencerminkan kualitas patty 100% wagyu dan isian burger yang tebal serta lengkap. Selain burger, pelanggan juga dapat menikmati kentang goreng dan chicken tenders yang tidak kalah lezat.

Di sisi lain, kafe viral asal Bali, Gigi Susu, membuka pop‑up di Yogyakarta. Menu kopi dan pastry di sini dibanderol mulai dari Rp 40 ribuan hingga Rp 60.000. Contohnya, croissant dan pain au chocolate masing‑masing dijual seharga Rp 60.000. Harga ini menjadi bahan perbincangan karena dianggap lebih tinggi dibandingkan Upah Minimum Regional (UMR) di Yogyakarta. Banyak netizen yang merasa harga tidak sebanding dengan nilai yang ditawarkan.

Reaksi publik terhadap ketiga fenomena ini cukup beragam. Di satu sisi, para pecinta makanan menikmati keunikan dan kualitas produk, baik itu alpukat segar, burger wagyu, maupun kopi premium. Di sisi lain, ada kritik yang menyoroti potensi overconsumption alpukat, harga premium burger yang mungkin tidak terjangkau, dan harga kopi yang dianggap tinggi. Semua perbincangan ini mencerminkan dinamika pasar makanan di Indonesia, di mana kualitas, inovasi, dan harga seringkali menjadi faktor penentu popularitas.

alpukatoverkonsumsiburger Wagyuharga premiumkafe pop‑upkopi premiumUMR Yogyakarta

Komentar

Memuat komentar...