Anak Putih Muncul di Lorong RSUD Palabuhanratu Viral
Gambar atau konten salah?
Sukabumi, video singkat berdurasi 22 detik menimbulkan kegemparan di media sosial. Dalam rekaman tersebut, bayangan menyerupai anak kecil berpakaian putih muncul tiba‑tiba di lorong sunyi RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Video tersebut dibagikan secara langsung oleh Neng Uswatun Hasanah melalui akun pribadinya. Sejak diposting pada 19 Mei 2026, rekaman ini telah menuai lebih dari 300 komentar, dibagikan ulang lebih dari 100 kali, dan disukai oleh lebih dari 600 pengguna Facebook.
Di awal video, suasana terlihat sangat kontras dengan narasi mistis. Rombongan pengunjung, terdiri dari beberapa pria dan wanita, berjalan riang di lorong rumah sakit yang diterangi lampu neon selasar. Suasana malam terasa remang‑remang, namun penuh tawa.
Namun, pada detik ke‑18 video, sesuatu yang tak terduga terjadi. Di belakang rombongan, di antara pilar‑pilar lorong yang gelap, muncul sesosok anak kecil berambut pendek. Ia mengenakan pakaian dan sepatu serba putih, tampak berjalan cepat searah dengan rombongan.
Uswatun, yang sekaligus menjadi perekam dan pengunggah video, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Rabu malam (Kamis) sekitar pukul 18.30 WIB. Pada saat itu, hujan baru saja reda, meninggalkan udara dingin di sekitar area rumah sakit.
“Itu teh pas Rabu malem Kamis. Udah Magriban lah sekitar jam 18.30 WIB, pas lagi hujan‑hujan gitu,” ungkap Uswatun.
Ia menambahkan bahwa kedatangan dirinya bersama rombongan rekan kerja ke RSUD Palabuhanratu malam itu murni untuk menjenguk salah satu teman mereka yang sedang terkulai sakit. Lorong terbuka dengan kanopi baja ringan dan tiang kombinasi putih‑hijau merupakan selasar yang menghubungkan bagian Farmasi (Apotek) menuju Ruang Lumba‑Lumba.
“Kita teh nengokin rekan kerja jam istirahat. Nge‑vlog teh kan buat bukti kita teh ada (datang), bisi (takutnya) jadi pertanyaan di tempat kerja. Nge‑vlog teh gak ada niatan sama sekali buat bikin konten mistis atau apa,” tegasnya.
Jika melihat rekaman video secara jeli, suasana malam itu sebenarnya terbilang sangat cair. Di barisan depan, Uswatun terus melempar senyum ke arah kamera. Di belakangnya, seorang wanita berhijab abu‑abu sempat melambaikan tangan dengan ceria. Bahkan, ada seorang pemuda mencolok berbaju hitam, bertopi, dan memakai kacamata hitam di malam hari, tampak asyik berpose jenaka memanfaatkan sorotan lampu neon di atasnya. Tak satu pun dari mereka yang menyadari ada ‘tamu tak diundang’ mengekor di belakang.
“Pas lagi jalan nge‑vlog, kita gak ngerasa bawa anak dan gak ngerasa ada anak itu teh,” kata Uswatun.
Misteri ini baru terpecahkan saat Uswatun sampai di rumah dan memasang video tersebut di Status WhatsApp (Story WA) miliknya. Setelah diunggah ke beranda media sosialnya, ponselnya langsung dibanjiri notifikasi dari kerabat dan warganet yang jeli melihat keganjilan di akhir video.
“Pas di‑post, banyak yang komen nanya itu anak siapa. Kita ge baru tau pas diputer ulang videonya,” imbuhnya dengan nada heran.
Uswatun menegaskan, malam itu kelompoknya sama sekali tidak membawa anak kecil ke rumah sakit. Ia juga memastikan situasi selasar menuju ruang perawatan tersebut dalam kondisi sepi senyap. Menurutnya, aturan rumah sakit umumnya melarang anak di bawah umur untuk berkunjung.
“Kita teh gak bawa anak. Lagian barudak (anak‑anak laki‑laki) yang di belakang teh gak sadar, gak lihat ada anak itu melintas. Kita ge (juga) sama gak lihat. Gak tahu itu orang gak tahu siapa, soalnya pas diambil emang gak ada siapa‑siapa lagi di lorong,” pungkas Uswatun.
Hingga kini, video misterius di lorong RSUD Palabuhanratu tersebut masih terus menggelinding di media sosial. Ratusan komentar warganet terus membanjiri unggahan tersebut, memicu perdebatan dan beragam spekulasi mistis.
Dengan fakta bahwa video tersebut diambil secara spontan di lorong sepi, tanpa adanya anak kecil yang sebenarnya, serta tidak ada indikasi penyusunan konten, video ini lebih cenderung menjadi rekaman kejadian yang tidak terduga daripada konten mistis. Keterbatasan informasi yang tersedia menegaskan bahwa kejadian tersebut belum dapat dipastikan sebagai fenomena supernatural, melainkan mungkin hasil dari persepsi visual atau kesalahan interpretasi penonton.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
