Anjing Piyo Hilang, Iwan Tawarkan Rp800.000 untuk Temuan
Gambar atau konten salah?
Piyo, anjing mix yang dimiliki warga Dusun Bandungan, Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Klaten, hilang pada tanggal 9 April 2026. Sejak saat itu, pemiliknya, Iwan, yang berusia 15 tahun, belum menemukan jejaknya.
Menurut Iwan, anjing kesayangannya biasanya dipelihara di rumah keluarga. Pada sore hari itu, sekitar pukul 13.00 WIB, Iwan melepas rantai Piyo agar anjingnya dapat buang air kecil. Namun, setelah dilepaskan, Piyo tidak pernah kembali. Iwan mengaku awalnya mengira Piyo sedang bermain di rumah tetangga dekat Pasung.
Setelah mengetahui bahwa Piyo tidak muncul kembali, Iwan dan keluarganya mulai mencari di berbagai tempat. Mereka menanyakan kepada penjagal anjing di wilayah Klaten, karena Piyo pernah berinteraksi dengan beberapa penjagal. Iwan menegaskan, “Sudah saya tanya-tanya ke penjagal anjing area Klaten juga. Bener anjing kesayangan, bahkan Piyo sudah kami anggap keluarga, sudah dipelihara 3,5 tahun.”
Deskripsi Piyo tidak memiliki ciri khas yang mudah dikenali. Iwan menjelaskan, “Dia bilang anjingnya bukan tipe anjing yang mudah berteman dengan orang yang belum dikenal.” Piyo dikenal tidak terlalu ramah kepada orang asing, sehingga ia cenderung lari jika tidak dikenalnya.
Untuk menambah peluang menemukan Piyo, Iwan mengumumkan sayembara dengan hadiah uang. Ia menyatakan, “BAGI YANG MENEMUKAN dalam kondisi hidup akan saya kasih imbalan Rp 800.000. Atau jika ada yang menawarkan anjing ini kepada penjagal anjing area Klaten, akan saya kasih Rp 500.000.” Iwan menambahkan, “Saya hanya ingin tau siapa yang mencuri anjing saya, WA saya: +62 856-4018-1088.”
Pengumuman tersebut segera menyebar di grup Facebook jual beli area Wedi dan Gantiwarno. Foto Piyo dan detail hadiah disertakan dalam postingan, sehingga banyak anggota grup yang memantau keberadaan anjing tersebut.
Walaupun sudah berhari-hari pencarian, belum ada kabar tentang keberadaan Piyo. Iwan tetap berharap dapat menemukan anjingnya dalam keadaan hidup. Ia menegaskan, “Benar sekali, ada imbalan uang Rp 800 ribu bagi yang menemukan hidup.”
Situasi ini menyoroti betapa pentingnya kewaspadaan bagi pemilik hewan peliharaan, terutama ketika anjing dibiarkan keluar rumah tanpa pengawasan. Pihak keluarga Iwan terus memantau setiap update dan bersedia menerima informasi dari siapa saja yang mengetahui keberadaan Piyo.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
