Anne Hathaway Ungkap Katarak Dini, Mata Kiri Hampir Buta
Gambar atau konten salah?
Anne Hathaway, aktris yang pernah meraih Academy Award dan Golden Globe, baru-baru ini mengungkapkan kondisi kesehatan yang tak banyak diketahui publik. Ia mengaku pernah mengalami katarak dini yang membuat mata kirinya hampir buta total selama satu dekade.
“Saya buta setengah selama 10 tahun, usia 30 sampai 40 tahun,” kata Hathaway dalam sesi wawancara di acara Popcast New York Times. Ia menambahkan, “Saya mengalami katarak dini, dan itu sangat memengaruhi penglihatan saya hingga membuat saya hampir buta total di mata kiri.”
Katarak terjadi ketika lensa mata, yang biasanya jernih, perlahan menjadi keruh. Penyakit ini biasanya dikaitkan dengan usia lanjut, namun katarak dini dapat menyerang orang yang masih muda.
Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, sekitar 17,2 persen orang dewasa berusia 40 tahun ke atas mengalami katarak. Secara global, penyakit ini memengaruhi 94 juta orang dan menjadi penyebab utama gangguan penglihatan.
Dr. Ashley Brissette, dokter spesialis mata dan ahli bedah katarak di New York City, menjelaskan bahwa katarak pada usia muda dapat dipengaruhi oleh faktor genetika, kondisi medis tertentu, efek samping obat, dan paparan lingkungan. “Kasus-kasus katarak yang muncul lebih awal ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti genetika, kondisi medis tertentu, efek samping obat-obatan, hingga paparan lingkungan,” ujarnya kepada Healthline.
Dr. Brissette juga menegaskan, “Gejala awal katarak dini sering kali bersifat halus dan sangat mudah diabaikan oleh anak muda.”
Berikut beberapa tanda awal yang perlu diwaspadai:
- Penglihatan terasa buram atau seperti berkabut.
- Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya matahari atau silau lampu.
- Kesulitan melihat dengan jelas pada malam hari.
- Warna-warna di sekitar tampak memudar atau menguning.
- Membutuhkan cahaya yang lebih terang untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Jika dibiarkan tanpa penanganan, katarak dapat menurunkan ketajaman penglihatan, mengganggu mobilitas, mengurangi kemandirian, dan meningkatkan risiko terjatuh.
Kasus Hathaway menyoroti pentingnya memeriksa kesehatan mata secara rutin, terutama bagi mereka yang mengalami gejala ringan. Pemeriksaan dini dan perawatan tepat dapat menghindari komplikasi serius, bahkan pada usia muda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
