Antrian 1 km SPBU Polewali Mandar, Pertamax Kosong Sampai

Fajar H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 46 dibaca
Bisik.id
Antrian 1 km SPBU Polewali Mandar, Pertamax Kosong Sampai

Gambar atau konten salah?

SPBU di Kabupaten Polewali Mandar tidak menampung BBM jenis Pertamax. Akibatnya, warga terpaksa menunggu Pertalite, membuat kendaraan mengular hingga sepanjang satu kilometer.

Antrean panjang itu terlihat di SPBU yang terletak di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo pada 2 April 2026. Ratusan kendaraan, dominan roda dua dan roda empat, masih berdesakan di sana hingga pukul 12.47 Wita.

Jika dilihat dari arah Pasar Wonomulyo, mobil dan motor berjejer rapi, menutupi sebagian besar jalan. Di arah sebaliknya, kendaraan roda empat, khususnya truk roda enam, menunggu untuk membeli BBM jenis solar.

Polisi dari Polsek Urban Wonomulyo bersiaga di SPBU, mengawasi distribusi bahan bakar. Sementara petugas Dishub mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

Suatu warga bernama Diana mengaku telah menunggu sejak pukul 08.00 Wita. Namun, hingga kini belum mendapat BBM. “Sejak jam delapan pagi saya di sini. Masih mengantre, belum dapat bahan bakar,” ujarnya kepada wartawan pada 2 April 2026.

Diana menjelaskan bahwa beberapa hari terakhir semakin sulit mendapatkan Pertalite, bahkan di pengecer. Kondisi ini membuat suami dan anaknya kesulitan beraktivitas. “Sudah tiga hari ini sulit dapat bensin pak, bahkan sudah tidak ada di pengecer. Gara‑gara tidak ada bensin suami sulit berangkat kerja, anak‑anak juga tidak bisa ke sekolah,” ungkapnya.

Warga lain, Suparianto, menyebut antrean disebabkan kurangnya pasokan BBM dari depot Pertamina Parepare. “Sudah beberapa hari ini pak sulit dapat BBM. Kemungkinan karena pasokan terlambat datang,” katanya.

Situasi diperparah karena SPBU juga kehabisan Pertamax, sehingga warga tidak memiliki pilihan selain menunggu Pertalite. Suparianto mengaku terpaksa bergantian dengan keluarganya untuk menunggu. “Pertamax juga lagi nol, tidak ada, kosong, jadi terpaksa kita mengantre menunggu Pertalite. Ini kita bergantian dengan keluarga menunggu pasokan BBM,” ujarnya.

Petugas SPBU Wonomulyo, Ali, menyatakan pasokan BBM dari Depot Pertamina Parepare tetap normal sebanyak 24 ton per hari. “Pasokan normal, 24 ton perhari,” ujarnya.

Ali menambahkan, antrean kendaraan telah terjadi sejak SPBU dibuka sekira pukul 07.30 Wita. Menurutnya, siang ini SPBU telah menerima pasokan BBM sebanyak 8 ton dan diperkirakan masuk kembali pada sore atau malam nanti. “Setengah delapan tadi pas SPBU buka sudah panjang antrean, hampir satu kilo. Jam setengah sebelas tadi, sudah ada pasokan BBM 8 ton, diperkirakan sebentar sore atau malam masuk lagi,” pungkasnya.

Antrean panjang ini menandakan ketergantungan masyarakat pada distribusi BBM yang tidak stabil. Keterbatasan stok Pertamax memaksa warga menunggu Pertalite, mengganggu mobilitas harian dan aktivitas keluarga. Keterlambatan pasokan dari depot menambah frustrasi, sementara petugas tetap berusaha menjaga ketertiban lalu lintas di area tersebut.

SPBUPertamaxPertaliteKabupaten Polewali MandarDepot Pertamina Parepareantrean panjangdistribusi BBM

Komentar

Memuat komentar...