Arsenal Gelar Premier League, Mikel Arteta Pujian Bournemouth
Gambar atau konten salah?
Arsenal mengunci gelar Premier League musim ini setelah Manchester City ditahan Bournemouth pada 20 Mei 2026. Dengan satu pertandingan tersisa, Arsenal berada di puncak klasemen dengan 82 poin, sementara Erling Haaland dan rekan-rekannya di City hanya memiliki 78 poin.
Sejak awal, City diprediksi akan kesulitan menaklukkan Bournemouth. Tim ini baru saja menekuk Chelsea di final Piala FA tiga hari sebelumnya dan Bournemouth belum kalah di waktu normal sejak Januari. Dalam periode unbeaten tersebut, Bournemouth bahkan sempat mengalahkan Arsenal pada April lalu, menimbulkan ketidakpastian bagi juara.
Namun, Bournemouth akhirnya membuka jalan bagi Declan Rice dan rekan-rekannya menuju tangga juara. Setelah kemenangan 1-1, Arsenal kini dapat menikmati kepastian trofi.
Setelah pertandingan, Mikel Arteta menghubungi Andoni Iraola, manajer Bournemouth, untuk berterima kasih. “Saya tidak mengirim pesan, saya meneleponnya,” ujar Arteta pada 21 Mei 2026, dikutip ESPN. “Saya meneleponnya kemarin (Rabu), pertama‑tama untuk mengucapkan selamat atas pekerjaan luar biasa yang telah ia lakukan bersama Bournemouth. Saya mengatakan kepadanya bahwa ia hampir merebut gelar Premier League dari kami dan kemudian membantu kami memenanginya di pekan terakhir!”
Arteta menambahkan, “Saya meneleponnya untuk menunjukkan kekaguman saya kepadanya dan mendoakan yang terbaik untuk babak selanjutnya dalam kariernya, yang saya yakin akan sangat sukses.”
Arteta dan Iraola adalah teman lama. Keduanya lahir pada tahun 1982, berasal dari Basque, dan meniti karier di klub lokal Antiguoko antara 1991‑1997. Arteta kemudian pindah ke La Masia pada 1997, menjadi produk binaan Barcelona meski tidak masuk tim utama. Iraola melanjutkan di Antiguoko sampai 1999 sebelum bergabung dengan Athletic Bilbao, tempat ia menghabiskan sebagian besar kariernya.
Iraola akan mengundurkan diri dari Bournemouth di akhir musim ini. Ia meninggalkan klub dengan catatan manis, membawa The Cherries ke kancah Eropa musim depan. Satu tiket Liga Europa sudah di tangan, namun masih ada peluang untuk lolos ke Liga Champions.
Keputusan Arsenal menegaskan konsistensi mereka sepanjang musim, sementara Bournemouth menunjukkan bahwa tim kecil dapat mempengaruhi hasil di liga top. Kemenangan ini menandai akhir musim yang penuh ketegangan dan sorotan bagi semua pihak terlibat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
