Arus Balik Sukabumi Turun Lebaran, Polisi Siap Tanggapi
Gambar atau konten salah?
Arus balik di Kota Sukabumi mulai menunjukkan penurunan sejak akhir pekan ini. Hal ini menandakan sebagian besar pemudik telah kembali ke rumah setelah liburan Lebaran panjang.
Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Haga Deo mengungkapkan bahwa volume kendaraan menurun sejak Kamis, 26 Maret 2026. Ia menambahkan, “Untuk wilayah Sukabumi Kota saat ini trennya sudah menurun, menandakan sebagian pemudik sudah kembali pulang ke kediamannya masing-masing. Untuk lokasi wisata juga sama, sebelumnya meningkat satu hingga dua hari lalu,” ujarnya.
Data laporan lalu lintas menunjukkan masih ada aliran kendaraan yang cukup tinggi. Dari enam titik pemantauan di ruas jalan utama, jumlah kendaraan masuk tercatat 62.132 unit, sedangkan keluar mencapai 58.385 unit.
Enam ruas jalan yang menjadi titik pemantauan adalah: Jalan Letjen Kosasih, Jalan Baru Sukaraja, Jalan Raya Baros, Jalan Raya Pelabuhan II, Jalan Letkol Eddie Sukardi, dan Jalan KH Sani. Secara umum, arus lalu lintas dilaporkan ramai namun lancar, tanpa adanya rekayasa saat laporan disusun.
Polisi tetap waspada. Untuk mengantisipasi gelombang kedua arus balik, kepolisian telah menyiapkan langkah pengamanan intensif melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Haga menjelaskan, “Kami diperintahkan untuk melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), porsinya hampir sama dengan operasi. Dalam hampir satu minggu ke depan sampai akhir pekan, personel disiagakan dan rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan bila diperlukan,” tambahnya.
Delapan puluh personel disiagakan di jalur arteri untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta mengantisipasi potensi kepadatan di titik-titik rawan.
Haga mengakui bahwa kepadatan sempat terjadi di beberapa titik, terutama di pusat kota pasca H+1 Lebaran. Magnet keramaian antara lain pusat oleh‑oleh Mochi Kaswari serta kawasan wisata Goalpara, Selabintana, dan Kadudampit.
Menurut Haga, kendala di kawasan wisata bukan hanya kerusakan jalan, melainkan juga sempitnya ruas jalan dan keterbatasan fasilitas parkir. “Yang menjadi kendala itu ruas jalannya kecil dan parkir yang kurang tertib,” ungkapnya.
Untuk mengurai kepadatan, rekayasa lalu lintas juga diterapkan di kawasan Cibolang. Kendaraan dari arah kota maupun Cisaat dialihkan ke jalur Lingkar Selatan sebelum menuju Parungkuda. Haga menjelaskan, “Arus dari arah kota kita arahkan masuk Lingkar Selatan, nanti putar balik di U-turn lalu masuk kembali ke Jalan Raya Sukabumi menuju Parungkuda. Ini untuk menghindari perpotongan arus yang bisa memicu kemacetan,” jelasnya.
Rekayasa lalu lintas tersebut akan terus diberlakukan hingga batas waktu yang ditentukan, seiring upaya kepolisian mengantisipasi lonjakan kendaraan pada gelombang kedua arus balik.
Secara keseluruhan, meski arus balik menurun, kepolisian tetap mempersiapkan langkah-langkah pengamanan yang proaktif untuk menjaga kelancaran lalu lintas di Kota Sukabumi, khususnya di wilayah wisata yang sering menjadi titik kepadatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
624 Pendaftar Sekolah Maung Tampil Meski Sosialisasi Singkat
Sukabumi Bentuk Pokja BSAN, Fokus Kurangi Kekerasan Sekolah
5 Cara Praktis Hemat Listrik, Tagihan Lebih Ringan & Sedikit
Bandung Usahakan TPA Sendiri, Permohonan Kedaruratan Ditolak
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
