ASN Bekerja Dari Rumah Jumat, Dipantau Geo‑Location 5 Menit
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Indonesia memperkenalkan kebijakan kerja dari rumah (work from home / WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini tidak berarti hari Jumat menjadi libur atau ASN dapat bersantai. WFH setiap hari Jumat menjadi bagian dari transformasi budaya kerja yang lebih adaptif dan efisien.
Dalam unggahan resmi, dikutip pada 05 April 2026, pemerintah menegaskan: "WFH setiap hari Jumat buka libur. Melainkan menjadi bagian dari transformasi budaya kerja ASN yang lebih adaptif dan efisien."
Untuk menjaga kinerja, ASN diwajibkan tetap standby dengan mengaktifkan perangkat komunikasi selama jam kerja. Setiap panggilan atau pesan harus direspon dalam 5 menit atau kurang. Sistem pengawasan menggunakan teknologi geo‑location sehingga keberadaan ASN terpantau secara real‑time.
Pengawasan tersebut dijelaskan: "Pengawasan menggunakan teknologi geo‑location. Keberadaan ASN terpantau selama jam kerja. Kebijakan dievaluasi untuk efisiensi energi dan kinerja."
Dengan mekanisme ini, pemerintah menegaskan bahwa layanan publik tetap berjalan, terutama di sektor strategis yang langsung melayani masyarakat. "Transformasi budaya kerja ini mendorong cara kerja yang lebih modern, tanpa mengurangi kualitas pelayanan," tambah pejabat.
Selain pola kerja, langkah efisiensi operasional instansi juga didorong, antara lain:
- pembatasan perjalanan dinas
- optimalisasi rapat daring
- pengurangan penggunaan kendaraan dinas
- penggunaan energi perkantoran secara lebih bijak
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap dapat menyeimbangkan fleksibilitas kerja dan akuntabilitas, sekaligus meminimalkan dampak pada layanan publik dan konsumsi energi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
