Bahlil: Pemerintah Tahan Kenaikan Harga BBM Non‑Subsidi
Gambar atau konten salah?
Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, mengungkapkan alasan pemerintah menahan kenaikan harga BBM nonsubsidi. Ia menegaskan bahwa penetapan harga tersebut sepenuhnya mengikuti harga pasar, sesuai dengan Permen ESDM Nomor 11 Tahun 2022.
Sejak 1 April, harga minyak dunia melonjak. Akibatnya, pemerintah memutuskan untuk menahan harga BBM nonsubsidi—termasuk Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), Pertamax Green (RON 95), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53). Meskipun harga minyak dunia naik, semua varian tersebut tetap tidak mengalami kenaikan.
SPBU swasta juga tidak merasakan kenaikan harga. Biasanya, BBM nonsubsidi selalu disesuaikan dengan harga pasaran minyak dunia. Namun, saat ini pemerintah menahan penyesuaian tersebut.
Bahlil mengatakan bahwa pembahasan harga BBM nonsubsidi dengan Pertamina dan badan usaha swasta masih berlangsung. Ia menambahkan, “tunggu saja nanti keputusannya.”
“Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM pada tahun 2022, BBM non-subsidi itu kan berdasarkan harga pasar. Nah tinggal kita lihat kapan itu dilakukan penyesuaian, tapi feeling saya atas dasar rapat-rapat kami dengan Pertamina maupun badan usaha swasta, sudah hampir selesai lah ya. Tunggu saja,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17 April 2026).
Ketika ditanya apakah pemerintah mengizinkan kenaikan harga BBM nonsubsidi, Bahlil tidak memberikan jawaban tegas. Ia hanya menegaskan bahwa penyesuaian harga sudah diatur dan mengikuti pergerakan harga minyak dunia.
“Peraturan Menteri ESDM tahun 2022 itu kan sudah dijelaskan bahwa terkait dengan BBM non-subsidi itu diikuti dengan harga pasar,” katanya. Ia juga enggan memastikan apakah pemerintah masih menahan harga BBM nonsubsidi atau tidak.
“Itu dihitung secara penyesuaian. Kan negara juga harus melakukan penyesuaian. Kemarin kan harganya itu tiba-tiba pummm. Nah kita lakukan penyesuaian,” tuturnya.
Dengan situasi ini, masyarakat tetap menunggu keputusan akhir pemerintah mengenai penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Kenaikan harga akan disesuaikan bila kondisi pasar dan kebijakan pemerintah memungkinkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
PINDEX 2026: Pertamina Patra Niaga Pamer Teknologi Energi
Harga Emas Antam 24K Turun Rp15.000 per Gram di Bursa
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Wamen Imipas Ditahan
KAI-INKA Merger Selesai Tahun Ini, Menjadi Holding Subholding
Trump Menandatangani Perintah Pemutusan Pegawai Tinggi
Berita Terbaru
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ternyata Miliki Aset Berlimpah
Santerra De Laponte: Tujuan Foto Keluarga di Pujon Malang
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Bernardo Silva: Barcelona & Atlético bersaing keputusan 2026
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
