Bahlil Rapat di Istana Fokus Pasokan Crude dan LPG

Ayu W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
Bahlil Rapat di Istana Fokus Pasokan Crude dan LPG

Gambar atau konten salah?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada 16 April 2026. Ia akan melakukan rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto. Ketika ditanya topik pertemuan, Bahlil meminta waktu untuk membahas terlebih dahulu dengan Prabowo.

Di kompleks Istana, Bahlil menyatakan, "Saya rapat dulu ya. Nanti balik akan saya laporkan ya," dan menegaskan bahwa ia akan memberikan penjelasan setelah pertemuan.

Keputusan Bahlil datang setelah negosiasi teknis antara dirinya dan Sergey Tsivilev, Menteri Energi Rusia, yang berlangsung pada 14 April 2026 di Rusia. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari diskusi tingkat tinggi antara Presiden Prabowo dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin sehari sebelumnya.

Dalam keterangan tertulis, Bahlil menulis, "Hari ini saya baru selesai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Energi Rusia dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan pembicaraan antara Presiden Prabowo dengan Presiden Putin. Alhamdulillah apa yang sudah menjadi kesepakatan itu, kita mendapatkan hasil yang cukup baik di mana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita nambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG," menegaskan bahwa Indonesia akan memperoleh suplai minyak mentah (crude) dan LPG serta fasilitas penyimpanan (storage) dari Rusia.

Kerja sama ini dijabarkan melalui skema Government to Government (G to G) maupun business-to-business (B to B). Model tersebut diharapkan memberi kepastian terhadap ketersediaan cadangan energi nasional, khususnya minyak mentah dan LPG.

Selain pasokan, Indonesia terbuka memperluas kolaborasi dengan Rusia. Rencana tersebut mencakup pengembangan storage crude, pasokan jangka panjang minyak mentah dan LPG, penjajakan nuklir, serta kerja sama di sektor mineral.

Bahlil menutup pernyataannya dengan, "Kita ingin semua ini betul-betul memberi kepastian bagi ketahanan energi nasional," menegaskan komitmen pemerintah terhadap stabilitas pasokan energi.

Dengan pertemuan ini, Indonesia menegaskan kembali upayanya memperkuat ketahanan energi melalui kerja sama internasional, sambil menjaga kepastian pasokan bagi kebutuhan domestik.

Menteri ESDM Bahlil LahadaliaPresiden Prabowo SubiantoMenteri Energi Rusia Sergey TsivilevPasokan minyak mentah dan LPGKerja sama Government to GovernmentKetahanan energi nasional

Komentar

Memuat komentar...