Bakmi Goletan: Gerobak Bakmi Jogja di Bintaro, Kuah Kental
Gambar atau konten salah?
Bakmi Goletan, sebuah gerobak sederhana di Bintaro, menjadi tempat favorit warga Tangerang Selatan yang mencari bakmi Jogja dengan kuah kental dan rasa gurih khas. Warung ini sudah beroperasi sejak 2016 dan menampilkan deretan bahan masakan di depan gerobak, lengkap dengan beberapa meja makan di tempat.
Tampilan gerobak itu tidak berlebihan. Semua perlengkapan masak dipajang rapi, sementara pelanggan dapat duduk di meja kecil dan menikmati hidangan yang masih hangat.
Satu hal yang langsung mencuri perhatian adalah penggunaan kompor arang. Saat pelanggan mendekat, asap dan aroma khas arang langsung tercium, membawa kenangan akan pawon kampung.
Nama Goletan sendiri berasal dari bahasa Jawa, artinya “supaya dicari”. Menurut pemilik, nama tersebut dipilih agar pelanggan selalu ingin kembali.
“Saya kasih nama goletan supaya selalu dicari,” ujar Mas Imam, pemilik Bakmi Goletan kepada detikFood.
Menu yang ditawarkan beragam, mulai bakmi godog, bakmi goreng, nasi goreng, magelangan, bihun, krengsengan, hingga nasi godog. Namun, bakmi godog tetap menjadi primadona, dengan penjualan harian mencapai 100‑150 porsi.
Setiap hari, bakmi godog bisa habis dalam satu jam, menandakan popularitasnya di kalangan pelanggan setia.
Alamat Jl. Cempaka V No.6, Bintaro (Depan Adora Kitchen). No. Telp 0877‑3741‑4313. Jam operasional 17.30‑00.00 WIB. Estimasi harga Rp 25.000 per porsi.
Bakmi godog disajikan panas dalam piring, dengan kuah kuning muda yang kental berkat telur. Rasa gurih ringan terasa dari bawang putih, kemiri, dan kaldu ayam yang tidak berlebihan.
Untuk menambah cita rasa, pelanggan dapat memilih uritan seharga Rp 7.000. Uritan ini memiliki tekstur agak keras karena direbus terlalu lama, namun tetap enak dipadukan dengan bakmi godog.
Setiap suapan bakmi godog memunculkan asap ringan dari kuah, menambah aroma tradisional. Jika diinginkan pedas, irisan cabai rawit merah dapat ditambahkan, memberikan sensasi yang lebih mantap.
Bakmi goreng nyemek juga menjadi pilihan menarik. Kuahnya lebih sedikit, lekoh, dan berwarna cokelat. Rasa manis, gurih, dan pedas tercampur rata, sementara mie telur lembut dipadukan dengan telur orak‑arik dan suwiran ayam.
Makanan ini biasanya disajikan bersama acar timun dan wortel, yang memberi kesegaran meski tidak terlalu asam, serta kerupuk bawang sebagai pelengkap.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 17.30 hingga 00.00 WIB, menjadikannya pilihan tepat bagi pencinta bakmi yang ingin menikmati malam dengan hangat.
Meskipun cita rasanya sangat Jogja, Mas Imam berasal dari Tegal. Ia belajar meracik bakmi khas Jogja, sehingga menu yang disajikan kini sangat diminati.
Bakmi Goletan menawarkan pengalaman makan tradisional dengan harga terjangkau, menonjolkan rasa autentik bakmi Jogja yang tetap menarik bagi pelanggan di Tangerang Selatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz