Bakti Komdigi dan detikcom Evaluasi Konektivitas Digital

Sinta R. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 152 dibaca
Bisik.id
Bakti Komdigi dan detikcom Evaluasi Konektivitas Digital

Gambar atau konten salah?

Apresiasi Konektivitas Digital digelar pada 13 April 2026 di Menara Bank Mega, Tendean, Jakarta Selatan. Kerja sama antara Bakti Komdigi dan detikcom bertujuan menilai upaya meningkatkan konektivitas digital di Indonesia.

Irwan Nugroho, Managing Editor dan Head of Media Researcher detikcom, menyampaikan harapannya: “Semoga acara ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan bagi masyarakat Indonesia dalam hal konektivitas digital. Mungkin dapat menjadi refleksi atau potret konektivitas digital di Indonesia dan menjadi peran buat para pengambil kebijakan atau mengambil kebijakan yang mendorong konektivitas digital.”

Penjurian melibatkan 10 anggota juri, dibagi menjadi dua kelompok. Pada hari pertama, juri berasal dari unsur pemerintahan, termasuk Arief Tri Hardiyanto, Inspektur Jenderal Komdigi; Arnanto Nurprabowo, Staf Khusus Komdigi; dan Farida Dwi Cahyarini Widyaiswara, Utama Pusdiklat Komdigi. Hari kedua menampilkan juri dari sektor industri.

Irwan menambahkan, “Kami telah menerjunkan kontributor dan wartawan kami di daerah untuk melakukan validasi di lapangan verifikasi apakah data-data yang disampaikan oleh peserta sebelumnya, melalui form ataupun konfirmasi kami melalui telepon, itu memang benar adanya sesuai fakta di lapangan.”

Penjurian mencakup tujuh kategori nominasi: Desa Digital Unggulan, Kabupaten Pelopor UMKM Digital, Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital, Provinsi Pendorong Ekonomi Digital, Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital, Sekolah Teladan Digital, dan Puskesmas Inovatif dalam Digitalisasi Layanan Digital.

Acara ini menyoroti pentingnya verifikasi data dan kolaborasi lintas sektor untuk memajukan konektivitas digital, sekaligus memberi pandangan bagi pembuat kebijakan tentang praktik terbaik di lapangan.

Konektivitas DigitalBakti KomdigidetikcomVerifikasi DataKolaborasi Lintas SektorKebijakan DigitalMenara Bank MegaJakarta Selatan

Komentar

Memuat komentar...