Bali Culture Day 2026: Festival Budaya di Pantai Zushi, Jepang
Gambar atau konten salah?
Bali Culture Day 2026 bukan sekadar festival budaya. Di Pantai Zushi, Jepang, acara ini menjadi ruang “pulang” bagi diaspora Indonesia sekaligus etalase diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional.
Acara akan digelar pada 30 April 2026 sebagai bagian dari Cinema Caravan Zushi Beach Film Festival ke-15. Program ini menggabungkan film, kuliner, seni pertunjukan, dan praktik budaya dalam satu pengalaman yang imersif dan partisipatif.
Ucok Olok, salah satu panitia gelaran, mengatakan pendekatan yang diusung tidak lagi menempatkan budaya sebagai tontonan semata, melainkan pengalaman bersama.
“Kami ingin budaya Indonesia tidak hanya dilihat, tapi dirasakan. Pengunjung bisa ikut memasak, membuat janur, menonton film, dan berinteraksi langsung. Dari situ tercipta koneksi yang lebih dalam,” ujarnya, Sabtu (18 April 2026).
Konsep ini berakar dari tradisi mebat, yakni memasak bersama dalam budaya Bali yang sarat nilai kebersamaan. Semangat itu kemudian diterjemahkan dalam format festival yang membuka ruang interaksi lintas budaya.
Bagi diaspora Indonesia di Jepang, Bali Culture Day menjadi medium untuk menjaga identitas di tengah kehidupan perantauan.
“Acara seperti ini bukan cuma hiburan. Ini jadi tempat kami melepas rindu, bertemu sesama orang Indonesia, dan mengingat kembali budaya sendiri,” ujarnya.
Acara ini juga memperlihatkan bagaimana Bali berperan sebagai wajah Indonesia dalam diplomasi budaya. Melalui pendekatan yang hangat dan inklusif, Indonesia hadir bukan hanya sebagai negara, tetapi sebagai pengalaman yang bisa dirasakan langsung.
Film Aruna dan Lidahnya menjadi salah satu program utama yang menguatkan narasi tersebut. Film ini menghadirkan perjalanan kuliner yang merefleksikan identitas, memori, dan relasi manusia, nilai universal yang mudah diterima lintas budaya.
Di sisi lain, program Sinema Saling Sambung di Theater Tent menampilkan karya sineas muda Bali dan ISI Denpasar seperti Anyang, Arak, hingga Sang Suci Penjaga Batur, membuka ruang bagi talenta lokal untuk tampil di panggung global.
Tak hanya itu, workshop Cili Craft yang mengajak peserta membuat ornamen janur, sajian kuliner dari Warung Mas Gede dan Love Saves the Day, hingga produk kreatif dalam Toko Oleh-Oleh, memperkaya pengalaman budaya yang ditawarkan.
Melalui Bali Culture Day 2026, Bali tidak hanya hadir sebagai ikon pariwisata, tetapi sebagai representasi Indonesia yang hidup, hangat, dan inklusif. Di pantai Zushi, budaya menjadi jembatan, menghubungkan diaspora dengan tanah asalnya, sekaligus mendekatkan Indonesia dengan dunia.
Acara ini menegaskan bahwa budaya Indonesia dapat menjadi sarana persatuan, sekaligus alat diplomasi yang efektif, memupuk pemahaman lintas budaya melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan bermakna.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jadwal Salat Denpasar, Badung, Gianyar 15 Juni 2026 Dirilis
1 Muharram 1448 H: Tahun Baru Islam Meriah di Indonesia
Ariel NOAH Jadi Vokalis Yovie & Nuno 2001, Pilih Karier
Kiandra Ramadhipa Raih Gelar Juara Moto3 Junior di Estoril
Bangunan Gudang Trotoar Bandung Jadi Parkir Mobil Diperbongkar
Polres Gianyar Patroli 12 Jalan, Hindari Balap Liar
Berita Terbaru
Surabaya: Jadwal Sholat 15 Mei 2026 dan Niat Lengkap
Jerman Kalahkan Curacao 7-1, Debut Piala Dunia 2026
Jadwal Salat Denpasar, Badung, Gianyar 15 Juni 2026 Dirilis
UI Evaluasi Internal Unggahan SUMA Terkait Pride Month
Cuaca Jawa Timur 15 Juni: Cerah, Berawan, dan Hujan Ringan
Jerman Unggul 3-1 atas Curacao, Dominasi di Babak Pertama
1 Muharram 1448 H: Tahun Baru Islam Meriah di Indonesia
Hasto Kristianto Di Blitar, Sampaikan Kritik Moderator Joko
Jadwal Sholat Jawa Timur 15 Juni: Waktu Imsak hingga Isya
Real Madrid Beli Bek Kiri Chelsea, Cucurella, 60 Juta Euro
