Bali Turunkan 50% Truk Sampah, Tutup TPA Suwung 31 Juli

Fitri A. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Bali Turunkan 50% Truk Sampah, Tutup TPA Suwung 31 Juli

Gambar atau konten salah?

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengumumkan bahwa situasi pengelolaan sampah sudah mulai kondusif sejak pelarangan sampah organik dikirim ke TPA Suwung mulai berlaku pada 01 April 2026. Pernyataan tersebut disampaikan setelah rapat koordinasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup di kantor gubernur pada 07 April 2026.

“Sampai tanggal ini situasinya kondusif dan kami harap target tanggal 31 Juli 2026 TPA Suwung ditutup total untuk sampah organik maupun residu. Jadi semua harus dikelola dengan baik,” kata Koster.

Dalam rapat tersebut, Koster membahas kendala yang dihadapi serta rencana pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah. Ia menyoroti dua hal penting yang telah menunjukkan kemajuan.

“Yang kedua, para pengangkut sampah residu yang diselenggarakan oleh swakelola sudah mulai menyadari, di awal memang agak ribut-ribut karena truknya disetop nggak boleh masuk,” jelasnya. “Sekarang sudah nggak ada lagi kejadian seperti itu jadi ini sudah kemajuan,” sambung Koster.

Jumlah truk menuju TPA Suwung menurun sekitar 50 persen. “Sebelum tanggal 01 April itu mencapai lebih dari 500 truk per hari. Sekarang ini sudah berkurang jauh dari 50 persennya kalau diambil rata-rata. Sudah ada kemajuan luar biasa,” beri Gubernur.

Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung telah meluncurkan program edukasi bagi warga mengenai pemilahan sampah di rumah tangga. Selain itu, mereka merekrut petugas untuk memilah di TPS3R. “Sekiranya kalau warganya bisa memilah sendiri di banjarnya maka tidak perlu lagi pemilahan di TPS3R, jadi langsung diolah jadi kompos. Jadi lebih lebih cepat,” terang dia.

Penyediaan tas komposter juga dimulai, namun jumlah yang diperkirakan belum dapat terpenuhi 100 persen karena tingginya permintaan. “Targetnya 176 ribu bag composter baru dapat 40 ribu. Kalau ini bisa mencapai targetnya pengolahan sampah di sumber akan lebih cepat,” tandas Koster.

Perubahan kebijakan dan penurunan truk menunjukkan kemajuan pengelolaan sampah di Bali, namun masih ada tantangan dalam penyediaan komposter dan edukasi warga. Efforts to close TPA Suwung by 31 Juli 2026 remain a key milestone in the region’s environmental strategy.

Gubernur BaliTPA Suwungpengelolaan sampahkomposteredukasi wargapenurunan truktarget penutupan

Komentar

Memuat komentar...