BanBan Running Club Maaf, Video Viral Stadion Teladan Medan

Dedi S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 93 dibaca
Bisik.id
BanBan Running Club Maaf, Video Viral Stadion Teladan Medan

Gambar atau konten salah?

Video komunitas lari BanBan Running Club yang menampilkan lapangan Stadion Teladan Medan menjadi viral di media sosial. Video tersebut diambil pada 27 Mei 2026 dan diposting di akun media sosial klub pada 29 Mei 2026. Setelah mendapat banyak perhatian, video tersebut kemudian dihapus dari akun tersebut.

Menurut unggahan klub, mereka diundang oleh Panitia Penyelenggara Piala AFF U-19 2026 pada 16 Mei 2026 untuk mempromosikan stadion yang baru dibangun. Pada 26 Mei 2026, klub melakukan survei ke stadion atas undangan panitia, namun hanya didampingi oleh Security pengelola Stadion tanpa kehadiran panitia dan tanpa arahan atau panduan.

“Pada awalnya, kami diundang oleh pihak Panitia Penyelenggara Piala AFF U-19 2026 pada tanggal 16 Mei 2026 untuk mempromosikan dan menggaungkan Stadion Teladan Medan yang baru dibangun, yang kemudian pada tanggal 26 Mei 2026 pihak BanBan Running Club melakukan survei ke Stadion Teladan atas undangan Panitia dengan hanya didampingi oleh Security pengelola Stadion, tanpa didampingi oleh Panitia dan tidak diberi arahan dan panduan,” tulis klub.

Klub kemudian mengeluarkan pernyataan maaf atas konten yang dianggap menimbulkan polemik. Mereka menegaskan tidak bermaksud membuat konten yang menimbulkan kegaduhan.

“Atas komunitas BanBan Running Club, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena konten yang kami upload di media sosial kami menimbulkan polemik yang begitu ramai di media sosial. Dari hati yang paling dalam, BanBan Running Club tidak pernah bermaksud untuk membuat konten yang menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.

Selanjutnya, klub menambahkan bahwa bila aktivitas tersebut menimbulkan ketidaknyamanan atau kekhawatiran bagi masyarakat Medan, terutama pecinta sepak bola, maka mereka memohon maaf secara tulus.

“Namun, apabila terhadap aktivitas kami tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran terhadap seluruh masyarakat Kota Medan terutama pecinta sepak bola, maka melalui Pernyataan Klarifikasi terbuka ini kami dengan tulus memohon maaf sebesar-besarnya karena kegiatan ini murni kami lakukan atas dasar antusiasme terhadap Stadion Teladan Medan yang baru tanpa memiliki niat untuk menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di tengah masyarakat,” jelas klub.

Klub menegaskan bahwa mereka merasa terhormat menjadi komunitas lari pertama yang diundang merasakan atmosfer stadion sebelum turnamen dimulai.

“Sebuah kehormatan bagi kami menjadi komunitas lari pertama yang diundang merasakan atmosfer stadion sebelum turnamen dimulai,” tulis mereka.

Video yang viral menampilkan sejumlah orang berlari di atas lapangan stadion dan beberapa duduk di tribun penonton di bagian akhir. Konten tersebut sengaja diambil sebagai bagian dari promosi stadion yang sedang dalam proses perbaikan untuk Piala AFF U-19.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, juga mengomentari video tersebut di media sosial. Ia menulis, “Wow, ampun sekali lihatnya,” dengan emotikon.

Dengan semua pernyataan dan penjelasan, BanBan Running Club menegaskan bahwa kegiatan mereka didorong oleh antusiasme terhadap stadion dan tidak memiliki niat menimbulkan kekhawatiran. Video tersebut, meskipun awalnya memicu kontroversi, akhirnya dihapus setelah klub mengakui kesalahpahaman. Kegiatan ini mencerminkan dinamika antara komunitas olahraga, panitia acara, dan publik dalam mempromosikan fasilitas olahraga baru di kota Medan.

BanBan Running ClubStadion Teladan MedanPiala AFF U-19 2026Video viralKontroversiPromosi stadionGubernur Sumatera UtaraMedan

Komentar

Memuat komentar...