Banjir Bandang di Bolaang Mongondow Tabrakan 601 Jiwa
Gambar atau konten salah?
Di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, terjadi banjir bandang yang menimpa empat desa. Sebanyak 601 jiwa terdampak, tersebar di Solimandungan I, Solimandungan II, Solimandungan Baru, dan Komangaan.
“Total sementara warga terdampak mencapai 601 jiwa yang tersebar di empat desa,” ujar Kepala BPBD Bolmong Chandra Mokoginta pada 28 Mei 2026.
Peristiwa itu terjadi pada 27 Mei sekitar pukul 14.30 Wita. Banjir dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Bolmong selama sepekan terakhir.
BPBD mencatat 134 rumah terdampak, dengan total 181 kepala keluarga atau 601 jiwa. Sungai Botuk meluap, membawa material kayu dan lumpur ke permukiman warga.
“Ketinggian air bervariasi antara 1 hingga 1,5 meter akibat luapan Sungai Botuk yang disertai material kayu dan lumpur,” tambah Chandra.
Selain rumah, fasilitas umum juga terkena dampak. Masjid An‑Nur Solimandungan II, SDN 2 Solimandungan II, kantor desa, pustu, dan gedung TK semua terganggu.
Chandra menegaskan tidak ada korban jiwa. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya luka‑luka dan sudah dalam perawatan,” jelasnya.
BPBD dan instansi terkait masih menanganinya di lokasi. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan tumpukan lumpur dan kayu yang menutup aliran sungai maupun permukiman warga. “Banjir sudah surut, namun masih menyisakan lumpur dan tumpukan sampah di rumah warga sehingga diturunkan alat berat,” pungkasnya.
Situasi ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antar lembaga dalam menghadapi bencana alam. Banjir di Bolmong menunjukkan betapa cepatnya kondisi dapat berubah, memerlukan respons cepat dan sumber daya yang memadai untuk memulihkan wilayah yang terkena dampak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait