Bank Indonesia: Himbara dan Bank Nasional Tampil Positif

Yuli S. · 1 min baca · 2 hari lalu · 25 dibaca
Bisik.id
Bank Indonesia: Himbara dan Bank Nasional Tampil Positif

Gambar atau konten salah?

Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, mengungkapkan bahwa kondisi perbankan di Indonesia berada pada tren positif. Ia menerima laporan terkini tentang sektor perbankan dari Himbara dan bank nasional.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kompleks Parlemen Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026. Dony Oskaria, Ketua BP BUMN sekaligus COO Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), dan Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), hadir bersama pimpinan Himbara dan bank nasional.

Dasco menegaskan bahwa paparan pimpinan Himbara dan bank nasional menunjukkan perkembangan perbankan Indonesia dalam kondisi yang baik. Ia berkata, “Kita kemudian tadi banyak bertukar pikiran mengenai situasi baik dari Himbara maupun perbankan nasional pada saat ini yang berdasarkan hasil diskusi perkembangannya sangat bagus.”

Di tempat yang sama, Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), menambahkan bahwa kinerja Himbara saat ini membaik dan merupakan kinerja terbaik Himbara. Ia menjelaskan, “Sebagai gambaran dapat saya sampaikan untuk pertumbuhan kredit rata-rata di Himbara tumbuh di kisaran 20%, kemudian juga Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh di kisaran 20-30%, kemudian juga likuiditas terjaga dengan sangat baik, LDR ada di kisaran 88% sampai dengan 90%.”

Ia juga menegaskan bahwa rata‑rata kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) masih di bawah 2%. “Jadi, rekan‑rekan media sekalian dapat kami sampaikan bahwa saat ini kinerja Hibara secara fundamental sangat bagus sehingga hingga rasanya tidak perlu ada kekhawatiran, keraguan terhadap kondisi fundamental di bursa,” ujarnya.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa sektor perbankan Indonesia tetap stabil, dengan pertumbuhan kredit dan likuiditas yang sehat serta tingkat kredit macet yang rendah.

Sufmi Dasco AhmadHimbaraperbankan Indonesiapertumbuhan kreditlikuiditasNPLBBNI

Komentar

Memuat komentar...