Bayern Terhenti di Semifinal, PSG Menang 6-5 Agregat
Gambar atau konten salah?
Allianz Arena menjadi saksi pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain pada 07 Mei 2026. Bayern datang dengan posisi tertinggal 4-5 dari leg pertama, membuat harapan untuk membalikkan keadaan di kandang.
Segera setelah pertandingan dimulai, Ousmane Dembele menembus gawang Bayern pada menit ketiga, menambah tekanan pada tim Jerman. Meskipun Bayern berusaha keras, mereka hanya berhasil mencetak gol penyama di injury time dan tidak menambah gol lagi.
Hasil akhir membuat Bayern tersingkir dengan agregat 5-6. Dalam 90 menit, tim tersebut melakukan 15 tembakan, di antaranya tujuh on target, namun hanya satu gol yang berhasil melewati gawang lawan.
Setelah pertandingan, Manuel Neuer mengakui bahwa timnya kurang mematikan. "Menurut saya kami tak punya insting membunuh saat menyerang hari ini, tapi pada akhirnya kami punya peluang-peluang untuk menang," ujarnya di SITUS UEFA.
Neuer menambahkan, "Kami memang tak punya banyak peluang yang bersih banget, tapi ketika Anda mendapatkan momen-momen...lihat saja ke Paris, mereka benar-benar mematikan, mencetak lima gol dengan caranya di leg pertama."
Ia juga menyatakan, "Itulah yang kami butuhkan hari ini. Dan menurut saya Anda bisa melihat bahwa kami benar-benar nyaris mencapai final, tapi kami tak mampu menuntaskan tugas kami." (raw/rin)
Dengan satu gol yang tidak cukup, Bayern kehilangan kesempatan untuk melaju ke final. Kemenangan ini menegaskan betapa pentingnya finishing dalam pertandingan tingkat tinggi, dan menyoroti keunggulan serangan Paris Saint-Germain yang tak terhentikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Korea Selatan & Panama Menang Uji Coba Piala Dunia 2026
Persebaya Surabaya Resmi Berpisah dengan Mihailo Perovic
Prancis Jadi Negara dengan Pemain Terbanyak Piala Dunia 2026
Bernardo Silva: Barcelona & Atlético bersaing keputusan 2026
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Berita Terbaru
