BBM Non‑Subsidi Naik, Beban Kelas Menengah Terangkat Dewan

Bambang W. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
BBM Non‑Subsidi Naik, Beban Kelas Menengah Terangkat Dewan

Gambar atau konten salah?

Harga bahan bakar minyak (BBM) non‑subsidi di Indonesia mengalami penyesuaian pada 18 April 2026. Pertamax Turbo melonjak dari Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter, Dexlite naik dari Rp 14.200 menjadi Rp 23.600, dan Pertamina Dex bertambah dari Rp 14.500 menjadi Rp 23.900.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firnando Ganinduto, menyoroti dampak nyata yang mulai dirasakan, khususnya oleh kelompok kelas menengah. Ia menyatakan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi berpotensi meningkatkan beban pengeluaran rumah tangga serta menekan daya beli.

Situasi ini juga dapat memicu fenomena turun kelas energi, yaitu peralihan konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi. Menurutnya, pergeseran tersebut harus diantisipasi dengan pengawasan yang lebih ketat agar subsidi tetap tepat sasaran.

Pemerintah tetap harus waspada terhadap dampak kenaikan BBM nonsubsidi, khususnya terhadap kelas menengah. Pengawasan subsidi harus diperketat, distribusi dijaga, serta stabilisasi harga pangan dan kontrol tarif logistik harus menjadi prioritas,” tegas Firnando, katanya dalam keterangan tertulis, 19 April 2026.

Ia juga mendorong adanya kontrol terhadap tarif logistik, termasuk melalui pemberian berbagai insentif, agar biaya distribusi tidak meningkat dan memicu kenaikan harga barang. Selain itu, ia meminta pemerintah untuk mengintensifkan langkah seperti operasi pasar dan intervensi distribusi guna menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga energi.

Perubahan harga BBM non‑subsidi ini menegaskan bahwa kebijakan energi dan subsidi harus diselaraskan dengan mekanisme pengawasan yang komprehensif, agar tidak menimbulkan beban tambahan bagi konsumen, khususnya di kelas menengah.

BBM non‑subsidiharga BBMkelas menengahsubsidipengawasan subsiditarif logistikintervensi distribusi

Komentar

Memuat komentar...