BBM Subsidi Tetap: Pemerintah Jaga Harga Tanpa Naik

Dani L. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 64 dibaca
Bisik.id
BBM Subsidi Tetap: Pemerintah Jaga Harga Tanpa Naik

Gambar atau konten salah?

Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, mengumumkan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi meski harga minyak dunia naik akibat konflik di Timur Tengah.

Keputusan ini juga telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto. Bahlil menegaskan bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir tahun dan akan tetap aman selama harga minyak berada dalam cakupan APBN.

“Sekali lagi saya katakan bahwa, kami sudah bersepakat atas arahan Bapak Presiden bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikan sampai dengan akhir tahun, insyaallah sampai selama-lamanya. Doain. Ini kan tergantung dengan harga ICP, tapi kalau sampai dengan US$ 100 itu sudah aman dalam APBN,”

Ucapan tersebut disampaikan pada 16 April 2026 di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, kepada wartawan.

Bahlil menjelaskan bahwa ICP saat ini berada di level US$ 77 per barel, naik dari asumsi APBN sebesar US$ 70 per barel. Ia menegaskan kenaikan hanya sekitar US$ 7, sehingga masih aman.

“Sekarang harga rata-rata ICP Januari sampai dengan sekarang itu tidak lebih dari US$ 77. Jadi kita itu baru split US$ 7 dolar. Jadi jangan sampai ada yang menganggapkan bahwa uang kita dapat dari mana, kita ini baru dapat US$ 7 dolar sampai dengan sekarang yang saya ngomong ini,”

Menjelaskan bahwa pasokan minyak Indonesia masih berada di atas standar minimum, Bahlil menegaskan bahwa stok BBM dan LPG aman hingga akhir tahun.

“Amanlah. Saya sampaikan kepada publik bahwa insyaallah stok kita di atas standar minimum, baik itu solar, baik itu bensin, maupun LPG. Insyaallah aman,”

Dengan demikian, pemerintah menegaskan stabilitas harga BBM subsidi dan keamanan pasokan bahan bakar, sambil memantau harga ICP yang masih berada di bawah ambang US$ 100 per barel.

Bahlil LahadaliaBBM subsidiICPAPBNStok BBMPresiden PrabowoKonflik Timur TengahHarga minyak dunia

Komentar

Memuat komentar...