BCA Sumbang Alat Deteksi Preeklamsia ke Puskesmas Garut
Gambar atau konten salah?
Bakti BCA menggelar kegiatan sosialisasi dan deteksi dini preeklamsia di Gedung Prof. Sujudi, Kementerian Kesehatan pada 21 April 2024. Preeklamsia adalah gangguan kehamilan yang dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah, dua faktor yang dapat memicu stunting pada anak.
Selama acara, Bakti BCA menyalurkan satu paket alat deteksi dini preeklamsia ke Puskesmas Cisompet, Garut, Jawa Barat. Paket tersebut terdiri atas USG, patient monitor, tablet Android, dan aplikasi Cexup yang memudahkan deteksi risiko secara cepat dan akurat.
Program ini juga melibatkan 31 ibu hamil di Klinik Bakti Medika Mangga Dua. Bersama klinik, Bakti BCA menyediakan layanan Mini Medical Check‑Up (MCU) gratis. Tujuannya adalah mendorong deteksi dini penyakit kehamilan secara lebih luas.
Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono, menyatakan, "Hari ini kami memberikan bantuan seperangkat alat deteksi dini preeklamsia, sebelumnya kami juga aktif dalam mendukung pencegahan stunting dalam beberapa tahun terakhir. Mudah‑mudahan dengan apa yang kita lakukan bisa menurunkan Angka Kematian Ibu di Indonesia," ujar Widodo pada 23 April 2026.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bakti BCA dalam mendukung pencegahan stunting. Sebelumnya, BCA telah menjalankan program PASTI (Partner Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia) dan program “Ayo Cegah Stunting”.
Hera menambahkan, "Program bersama ini berlangsung selama empat tahun, mulai 2023 hingga 2026 dengan total donasi senilai US$1 juta. Melalui beberapa program tersebut, 6.070 anak berusia di bawah dua tahun (baduta) telah menerima intervensi gizi selama periode 2023‑2025."
Program PASTI bekerja sama dengan organisasi filantropi dan perusahaan swasta lain untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Hera menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak hulu, mulai dari remaja, kesiapan keluarga, kesehatan ibu selama kehamilan, hingga tumbuh kembang anak.
“Kami berharap inisiatif dari BCA dapat memperkuat upaya pencegahan sejak awal kehamilan sekaligus meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan dalam memberikan respons yang lebih cepat dan tepat,” pungkas Hera.
Di acara tersebut, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, memantau proses pengecekan deteksi dini preeklamsia pada ibu hamil. Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah dan sektor swasta dalam menurunkan Angka Kematian Ibu dan menekan prevalensi stunting di Indonesia.
Dengan kombinasi deteksi dini, edukasi, dan intervensi gizi, program ini menargetkan peningkatan kesehatan ibu dan anak serta pengurangan risiko stunting di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
