Beasiswa Garuda 2026: 390 Pelajar Pilih, Magang Diakui Kredit
Gambar atau konten salah?
Sebanyak 390 pelajar berhasil terpilih sebagai penerima Beasiswa Garuda untuk gelombang pertama tahun 2026. Sementara itu, proses seleksi untuk pendaftar gelombang kedua masih berlangsung hingga saat ini.
Para penerima Beasiswa Garuda akan mendapatkan pendanaan penuh untuk program S1 di luar negeri, termasuk program joint degree atau dual degree yang diselenggarakan di dalam dan luar negeri. Selain biaya kuliah, mereka juga berkesempatan mengikuti program magang, termasuk di perusahaan-perusahaan milik negara atau BUMN. Menariknya, pengalaman magang ini akan diakui sebagai kredit akademik di universitas tempat mereka belajar.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, memberikan pengarahan langsung kepada para penerima beasiswa. Ia mengingatkan bahwa perjalanan ke depan tidak akan selalu berjalan mulus. Tantangan, baik yang bersifat finansial maupun nonfinansial, bisa muncul kapan saja.
Brian secara khusus meminta agar pencairan dana beasiswa tidak mengalami keterlambatan. "Ini perjalanan yang tidak mudah. Memang sering saya cek begitu ya. Ada beasiswa terlambat. Nah ini, Pak Dirjen, beasiswa jangan sampai terlambat. Beasiswa terlambat 1-2 hari, wah sudah rame," ucapnya saat memberikan sambutan dalam Orientasi Program SMA Unggul Garuda Transformasi dan Pembekalan Batch 1 Awardee Beasiswa Garuda Tahun 2026 di Grha Diktisaintek, Jakarta, pada Kamis, 09 Juli 2026.
Mengenai mekanisme penyaluran dana, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, menjelaskan bahwa pembayaran beasiswa dilakukan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP yang berada di bawah Kementerian Keuangan. "Pembayarannya lewat LPDP. Kita mengadministrasi tentang siswanya dan sebagainya, yang bayarnya LPDP, 'kasirnya' LPDP," jelasnya di sela-sela acara yang sama.
Brian juga menekankan pentingnya tiga prinsip bagi para penerima beasiswa: perseverance (ketekunan), persistence (kegigihan), dan grit (keuletan). Menurutnya, orang yang memiliki karakter PPG cenderung lebih fokus menyelesaikan masalah daripada mengeluh. "Orang yang PPG ini, dia lebih banyak menyelesaikan masalah daripada mengeluhkan masalah. Dia berjuang terus. Nah, semua keberhasilan itu lahir dari proses yang panjang, tidak ada yang jangka pendek. Kalau jangka pendek biasanya berhasil, tapi nanti jatuh lagi. Jadi, ini saya titip ya ke adik-adik. Anda harus punya karakter ini," pesannya.
Brian mendorong para pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan aktif mencari peluang beasiswa ke luar negeri. Ia berbagi pengalaman pribadi saat masih menjadi mahasiswa. Brian mengaku mencari beasiswa secara mandiri untuk bisa kuliah di Jepang. Untuk menambah uang bulanan, ia bahkan bekerja sambilan sebagai petugas kebersihan di kereta api.
Meski demikian, ada satu aturan penting yang perlu diketahui. Penerima Beasiswa Garuda tidak diperbolehkan bekerja selama masa studi, kecuali mendapatkan persetujuan khusus dari pihak pengelola beasiswa.
Brian juga berpesan agar para penerima beasiswa tidak langsung menuntut beasiswa lagi setelah lulus S1. "Nanti Anda dapat beasiswa, S1 selesai, jangan nuntut lagi, 'Bangsa Indonesia, mana beasiswa S2' Jangan. Ada sudah keluar negeri, cari beasiswa di sana. Ada profesornya bagus, dekatin dia. Minta beasiswa dari profesornya. Jadi, memang ini sesuatu yang sangat tidak mudah, tetapi saya yakin ini bisa dilakukan," tuturnya.
Program Beasiswa Garuda merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong generasi muda Indonesia menempuh pendidikan tinggi berkualitas, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan kombinasi pendanaan penuh, kesempatan magang, dan pengakuan kredit akademik, program ini dirancang untuk mempersiapkan lulusan yang siap bersaing secara global. Namun, para penerima beasiswa juga diingatkan untuk mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada pemerintah setelah menyelesaikan studi S1 mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BRIN Target Kirim 200 Mahasiswa Doktor ke Luar Negeri
LPDP Ancam Blokir Permanen Pemalsu Sertifikat Bahasa Inggris
BSI Scholarship Pelajar 2026 Dibuka, Incar Siswa Prasejahtera
Rektor ITB Usul Porsi LPDP Dalam Negeri Diperbesar
Depok Buka Beasiswa Rp6,3 Juta per Semester, 200 Kuota
Binus Buka 5 Beasiswa, Biaya Kuliah 100 Persen Gratis
Berita Terbaru
Banjir Hantui Sekolah, Hanya 22 Siswa Baru Daftar
Tiga Murid Baru, SD Semarang Tetap Gelar MPLS Meriah
ASN Terlambat Demi Antar Anak Hari Pertama SD
Buaya Muara Muncul di Kali Jagir, Pemancing Tak Sadar
Pasangan di Surabaya Jual Produk Kedaluwarsa, Divonis 10 Bulan
Messi Gagal Gol, Argentina Tetap ke Semifinal
SIM Keliling Medan: 5 Lokasi Perpanjang SIM Pekan Ini
Tabrakan Maut Indramayu, 12 Tewas Usai Pesta Nikah
SDN Purwoyoso 01 Hanya Terima 3 Murid Baru
