Bogor Rayakan Hari Lahir Pancasila, Fokus Persatuan

Sari D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 71 dibaca
Bisik.id
Bogor Rayakan Hari Lahir Pancasila, Fokus Persatuan

Gambar atau konten salah?

01 Juni 2026 menandai Hari Lahir Pancasila di Kota Bogor. Upacara di Plaza Balai Kota mengusung tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian dan dihadiri oleh berbagai elemen pemerintahan.

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, memimpin sambutan. Ia mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah agar Pancasila tidak hanya diperingati, melainkan dijadikan motor persatuan dan fondasi kuat pembangunan daerah.

Wali Kota, Dedie A. Rachim, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Di antara para hadirin, hadir juga Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan ASN Pemkot Bogor. Semua hadir untuk menandai momen penting ini.

Dalam pidatonya, Dr. Adityawarman Adil menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila harus hidup dalam nadi kehidupan berbangsa. Ia menilai acara ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan energi positif untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

“Penggerak bagi kita bersama untuk senantiasa berkontribusi, terutama pada perdamaian internasional yang hari ini situasi geopolitik agak dinamis. Dan dengan bangsa Indonesia, tampil sebagai salah satu kekuatan yang bisa memberikan penyeimbang dari kekuatan‑kekuatan yang ada,” ujar Adityawarman Adil.

Ia menekankan bahwa penguatan internal di Kota Bogor adalah modal krusial. Menyelaraskan pembangunan fisik dengan penguatan karakter bangsa diyakini akan mempercepat kesejahteraan warga. Ia berharap semangat Pancasila memicu kolaborasi lintas sektor agar program pembangunan berjalan optimal.

Acara ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja pemerintah daerah. Wali Kota dan Ketua DPRD menyerahkan penghargaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbaik. Dr. Adityawarman Adil memberikan apresiasi tinggi dan memacu perangkat daerah lain untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik.

“Tentu kami apresiasi atas capaian yang sudah diraih dan tentu semangatnya adalah tetap menjaga, bahkan terus ditingkatkan. Dan bagi yang belum, saya yakin ini bisa memotivasi agar bisa lebih baik lagi dalam meningkatkan kinerja, terutama memberikan pelayanan publik kepada masyarakat,” tegas Ketua DPRD Kota Bogor tersebut.

Di sisi lain, Dedie A. Rachim menekankan bahwa Pancasila adalah kompas utama Indonesia di tengah keberagaman. Ia menilai Pancasila telah menjadi jawaban atas kemajemukan bangsa sekaligus jangkar moral di era disrupsi teknologi.

“Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi,” kata Dedie A. Rachim.

Dedie menambahkan bahwa budaya musyawarah dan mufakat adalah instrumen diplomasi penting untuk meredam konflik global. Ia juga menegaskan pentingnya kebijakan publik yang berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan melawan intoleransi serta radikalisme.

“Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak‑hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” pungkas Dedie.

Acara ini menegaskan kembali bahwa Pancasila tetap menjadi landasan bagi persatuan, perdamaian, dan pembangunan di Kota Bogor. Dengan semangat yang diangkat, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat karakter bangsa dan meningkatkan pelayanan publik bagi seluruh warga.

Hari Lahir PancasilaKota BogorPancasila PemersatuPerdamaianKeadilan SosialIntoleransiPelayanan PublikPemerintah Daerah

Komentar

Memuat komentar...