Bolot Pindah ke Rawat Inap, Fokus Pemulihan
Gambar atau konten salah?
Kabar menggembirakan datang dari komedian senior Bolot. Kondisi kesehatannya yang sempat kritis setelah mengalami serangan jantung kini menunjukkan perbaikan. Ia sudah dipindahkan dari ruang perawatan intensif ke ruang rawat inap biasa.
Manajer Bolot, Wahyu, memberikan informasi terbaru soal kondisi sang komedian. "Masih dirawat, tapi alhamdulillah udah pindah ke ruang rawat inap," ujar Wahyu pada Minggu, 21 Juni 2026.
Meski sudah lebih baik, tim dokter masih belum memberikan izin bagi Bolot untuk pulang ke rumah. Proses pemulihan menjadi fokus utama saat ini. Tujuannya agar kondisi kesehatannya benar-benar stabil dan tidak ada masalah lagi.
"Tinggal tunggu pemulihan aja sih," kata Wahyu melanjutkan.
Bolot, yang dikenal lewat acara televisi Pepesan Kosong, sudah mulai bisa berkomunikasi dengan keluarganya. Namun, interaksi itu masih terbatas. "Sedikit-sedikit alhamdulillah udah berkomunikasi," jelas Wahyu.
Dokter menyarankan agar Bolot tidak terlalu banyak berbicara atau berkomunikasi selama masa pemulihan. Ini bukan tanpa alasan. "Tapi emang anjuran dokter jangan banyak komunikasi agar mempercepat pemulihan," pungkas Wahyu. Langkah ini diambil untuk membantu proses penyembuhan berjalan lebih cepat.
Sebelumnya, Bolot menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati. Ia mengalami serangan jantung. Komedian yang berusia 84 tahun itu juga diketahui memiliki komplikasi pada ginjal dan paru-parunya. Kondisinya sempat membuat banyak orang khawatir. Dalam perawatan itu, Bolot bahkan harus menjalani prosedur cuci darah sebagai bagian dari penanganan medis dari tim dokter.
Kondisi Bolot kini berangsur membaik. Ia masih di rumah sakit dan fokus pada pemulihan. Keluarga dan tim medis bekerja sama untuk memastikan kesehatannya kembali prima.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
