BPNT 2026: Penerima Cek Jadwal Pencairan Tahap Kedua
Gambar atau konten salah?
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) disalurkan setiap triwulan kepada keluarga yang kurang mampu. Dalam satu tahun, penerima akan menerima dana empat kali. Saat ini, pencairan BPNT berada di tahap kedua, dimulai pada bulan 01 Mei 2026. Bagi yang belum menerima bantuan pada bulan 01 April 2026, mereka dapat menunggu proses pencairan di bulan 01 Mei 2026 hingga 01 Juni 2026. Setelah itu, bantuan akan masuk ke tahap berikutnya.
Perubahan aturan pada tahun 2026 berkaitan dengan desil terbaru pada Data Tungga Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah menyesuaikan desil penerima BPNT, yang sebelumnya berlaku untuk tingkat 1 hingga 5, kini hanya sampai tingkat 4. Aturan ini mirip dengan Program Keluarga Harapan (PKH).
BPNT, menurut Badan Pangan, adalah bantuan yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulan melalui akun elektronik. Dana ini dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di e-Warong dan juga dikenal sebagai Kartu Sembako.
Jadwal pencairan bansos BPNT pada tahun 2026 diatur secara bertahap, setiap tiga bulan sekali. Berikut jadwalnya:
- Tahap 1: 01 Januari 2026, 01 Februari 2026, 01 Maret 2026
- Tahap 2: 01 April 2026, 01 Mei 2026, 01 Juni 2026
- Tahap 3: 01 Juli 2026, 01 Agustus 2026, 01 September 2026
- Tahap 4: 01 Oktober 2026, 01 November 2026, 01 Desember 2026
Pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan. Penerima harus memeriksa secara berkala. Pencairan dapat berlangsung di pekan pertama, kedua, ketiga, atau keempat setiap bulan.
Cara cek bansos Mei 2026 melalui link
Pengguna dapat mengecek status bansos di laman https://cekbansos.kemensos.go.id/. Prosesnya singkat:
- Masukkan NIK KTP yang ingin dicek.
- Pastikan NIK KTP benar dan tepat.
- Ketikkan empat huruf kode yang tertera dalam kotak kode.
- Jika huruf kode kurang jelas, klik ikon untuk mendapatkan huruf kode baru.
- Klik tombol CARI DATA.
Sistem akan menampilkan nama penerima manfaat sesuai NIK KTP. Jika dinyatakan sebagai penerima bantuan, akan tertulis YA pada bagian BPNT. Jika TIDAK, berarti bukan penerima.
Cara cek bansos Mei 2026 melalui aplikasi
Pemerintah juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh di Play Store atau App Store. Langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Cek Bansos.
- Pilih Buat Akun untuk pengguna baru.
- Lengkapi semua data diri: nama lengkap, nomor NIK, alamat, email, dan password.
- Unggah swafoto dan foto KTP.
- Klik tombol Buat Akun Baru.
- Jika tidak ada data yang keliru, akun akan otomatis dibuat.
- Jika diminta verifikasi email, buka kotak masuk untuk menyelesaikannya.
- Setelah berhasil login, buka menu Profil.
- Di profil, muncul keterangan jenis bantuan yang diterima.
- Data profil juga menampilkan status penerima bansos untuk anggota keluarga lain yang terdaftar di DTKS, lengkap dengan nama, umur, jenis kelamin, dan status.
Nominal bantuan BPNT pada tahun sebelumnya adalah Rp 200.000 per bulan. Dana ini diberikan sekaligus setiap tiga bulan, sehingga penerima akan menerima Rp 600.000 dalam satu periode pencairan. Transfer dilakukan melalui rekening bank atau PT Pos Indonesia. Proses pemutakhiran data melibatkan pendataan desa, validasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS), dan ground check melalui pendampingan PKH di lapangan.
Dengan panduan ini, masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk menerima bantuan BPNT pada tahap kedua di bulan 01 Mei 2026. Penting bagi penerima untuk memeriksa status secara rutin agar tidak melewatkan pencairan. Bansos ini membantu menjaga kebutuhan pangan keluarga yang rentan miskin.
Kesimpulannya, BPNT tetap menjadi sumber dukungan penting bagi keluarga kurang mampu. Perubahan desil dan jadwal pencairan di tahun 2026 menuntut perhatian lebih pada pemantauan status melalui situs atau aplikasi resmi. Dengan mengikuti prosedur yang jelas, penerima dapat memastikan akses tepat waktu ke dana bantuan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
