BPS Klungkung Targetkan Desa Cantik di Nusa Penida 2027
Gambar atau konten salah?
Program Desa Cinta Statistik (Cantik) belum pernah mengunjungi satu pun desa di Kecamatan Nusa Penida sejak peluncurannya pada 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) Klungkung baru saja menetapkan target masuk ke wilayah kepulauan tersebut pada 2027, dengan alasan fokus dahulu membangun prototipe di daratan.
“Sebenarnya di Nusa Penida tidak ada kendala. Cuma Desa cantik ini kan saya pikir akan menjadi prototipe ke depan. Karena ini prototipe, saya berusaha membina yang dekat dulu. Biar memaksimalkan semua tenaga,” kata Anak Agung Gede Dirga Kardita, Kepala BPS Klungkung, pada Rabu, 22 April 2026.
Dirga menjelaskan bahwa program ini bertujuan membina desa agar mampu mengelola dan menyajikan data secara mandiri. Dengan begitu, desa cantik dapat mendukung kebutuhan data untuk perencanaan pembangunan. “Karena ini prototipe, keberhasilan yang di sini menentukan ke depan. Kalau ini berhasil, Nusa Penida saya yakin akan lebih semangat dan berhasil,” tambahnya.
Selain fokus pada prototipe, BPS Klungkung masih menghitung kebutuhan sumber daya untuk penerapan program di Nusa Penida. Kondisi medan yang sulit dijangkau serta keterbatasan tenaga menjadi pertimbangan utama. Meski demikian, Dirga menegaskan bahwa jarak bukan alasan utama. Ia ingin memastikan desa percontohan yang dibangun tahun ini benar-benar berhasil sebelum diperluas.
“Pelan‑pelan. Saya akan membuat ini menjadi prototipe terbaik. Ini menjadi pondasi kita ke depan. Saya akan tunjukkan. Kalau ini bagus, Nusa akan kita garap,” terangnya.
Dirga pun kembali menegaskan komitmennya kepada Bupati Klungkung I Made Satria untuk mulai menggarap Desa Cantik di Nusa Penida pada 2027. “Seperti janji saya ke Bupati. 2027 saya akan ke nusa. Gimana saya bisa meminta nusa menjadi yang baik, sedangkan di darat saja saya belum bisa mewujudukan itu,” tegasnya.
Pada 2026, BPS Klungkung mencanangkan tiga desa sebagai desa Cantik, yakni Desa Besan di Kecamatan Dawan, serta Desa Negari dan Desa Timuhun di Kecamatan Banjarangkan. Bupati Klungkung I Made Satria berharap program ini dapat menjangkau seluruh desa di empat kecamatan di wilayahnya.
“Data ini sangat penting sekali bagi daerah. Bagaiman menentukan kebijakan pembangunan. Kalau data tidak baik tentu saja kebijakan kita tidak tepat sasaran. Karena itu, seluruh desa di daerah ini harus memiliki data sebaik‑baiknya. Jadi di Nusa Penida, tahun depan, saya mengusulkan pada BPS Klungkung untuk bisa dilanjutkan di sana,” kata Satria.
Program ini menandai langkah sistematis BPS Klungkung dalam memperkuat kapasitas data desa. Dengan menyiapkan prototipe di daratan terlebih dahulu, pihaknya berharap dapat mengatasi tantangan teknis dan logistik sebelum memperluas ke wilayah kepulauan. Keberhasilan desa percontohan di daratan akan menjadi dasar bagi ekspansi ke Nusa Penida pada 2027, menandai fase baru dalam pembangunan berbasis data di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Cuaca cerah berawan Bali, hujan ringan Badung Denpasar
Kamis 04 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Waktu Lahan
Badung Bangun Tempat Penampungan Sampah B3 di Mengwitani
SMPN 5 Pupuan, Disdik Tabanan Atasi Rendahnya Siswa
Berita Terbaru
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
Beasiswa Garuda Gelombang II Terbuka Hingga 25 Juni 2026
