BTID Kirim Hewan Kurban ke Masjid As‑Syuhada, Denpasar

Sari D. · 2 min baca · 6 hari lalu · 55 dibaca
Bisik.id
BTID Kirim Hewan Kurban ke Masjid As‑Syuhada, Denpasar

Gambar atau konten salah?

PT Bali Turtle Island Development (BTID) menyalurkan hewan kurban di Kampung Bugis, Kelurahan Serangan, Denpasar, pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, Rabu (27 Mei 2026). Hewan yang disalurkan terdiri dari satu sapi dan satu kambing.

Ini menjadi tahun ke‑berapa BTID kembali menyediakan hewan kurban untuk Masjid As‑Syuhada, masjid tunggal di Pulau Serangan yang berada di permukiman Kampung Bugis. Kegiatan ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.

“Bantuan kurban ini merupakan wujud rasa syukur serta bentuk silaturahmi yang sederhana dari kami sebagai bagian dari komunitas Desa Serangan. Kami berharap kontribusi BTID yang telah berjalan selama ini dapat membawa berkah, kegembiraan, serta rasa kebersamaan bagi kita semua,” kata Zefri Alfaruqy, Kepala Departemen Komunikasi BTID, melalui keterangan resminya pada Kamis (28 Mei 2026).

Jumlah hewan kurban yang terkumpul di Masjid As‑Syuhada mencapai 40 ekor, terdiri atas 36 kambing dan empat sapi. Daging kurban dibagikan kepada 300 penerima manfaat, sehingga banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya.

Ketua Takmir Masjid As‑Syuhada, Muhammad Amir, mengapresiasi konsistensi kepedulian BTID setiap Idul Adha. Ia menyatakan, “Kami bersyukur selama beberapa tahun ini BTID sudah memberikan kontribusi yang sangat luar biasa dan konsisten kepada kami. Kami harapkan, untuk tahun‑tahun mendatang BTID bisa memberikan kontribusi yang lebih banyak lagi bagi kegiatan‑kegiatan yang berhubungan dengan masjid.”

Perayaan Idul Adha di Kampung Bugis Serangan terasa lebih hangat karena dibalut nilai toleransi antarumat beragama. Proses distribusi daging kurban melibatkan pemuda dan warga lintas agama, termasuk umat Hindu setempat yang ikut bergotong royong.

Amir menambahkan, “Momentum Idul Adha tidak hanya sekadar wujud syukur dan kepedulian sosial, tetapi juga menjadi potret nyata indahnya hidup berdampingan. Bagi kami ini adalah hal yang lumrah karena sejak dahulu, turun temurun. Kami selalu bersama-sama dengan warga pemeluk agama Hindu untuk melakukan aktivitas bersama, bahkan di luar hari besar keagamaan. Ini bertujuan untuk terus mempererat tali silaturahmi di antara kami.”

Dengan kegiatan ini, BTID tidak hanya menyalurkan hewan kurban, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarwarga. Kegiatan berulang ini menegaskan pentingnya kerja sama lintas agama dalam menjaga keharmonisan komunitas di Denpasar.

BTIDkurbanIdul AdhaMasjid As‑SyuhadaKampung Bugistoleransi antarumat beragamakontribusi sosialsilaturahmi

Komentar

Memuat komentar...