BTN Perkenalkan KPR Subsidi dan BSPS untuk Rumah Murah

Fajar H. · 2 min baca · 10 hari lalu · 46 dibaca
Bisik.id
BTN Perkenalkan KPR Subsidi dan BSPS untuk Rumah Murah

Gambar atau konten salah?

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, yang dikenal dengan BTN, menegaskan komitmennya untuk memperluas kepemilikan rumah di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Program inti yang ditawarkan adalah kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi, yang secara khusus dirancang berbeda dari KPR komersial. Perbedaan utamanya terletak pada batas maksimal penghasilan, sehingga bantuan dapat diarahkan tepat sasaran ke desil tiga hingga delapan.

“Desil tiga sampai desil delapan itu sudah bisa diintervensi pakai KPR subsidi kalau dari sisi KPR,” ungkap Nixon LP Napitupulu dalam acara Jogja Financial Festival, Sabtu (23/5/2026).

Meskipun demikian, kelompok desil satu dan desil dua—yang memiliki penghasilan di bawah Rp 2,6 juta per bulan—masih menghadapi kendala dalam mengakses skema KPR subsidi. Pemerintah berupaya menurunkan hambatan ini dengan memperkenalkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Desil satu, desil dua atau penghasilan di bawah Rp 2,6 juta per bulan Ini pemerintah mengeluarkan apa yang namanya BSPS, Bantuan Stimulan Pembangunan Swadaya. Jadi pemerintah ngasih Rp 20 juta sampai Rp 25 juta per rumah tangga,” jelas Nixon.

Program BSPS memberikan dana sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per rumah tangga, baik untuk pembangunan maupun perbaikan hunian. Dana ini diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah yang layak.

“Hari ini pemerintah juga lagi mengkaji kalau KPR-nya sampai 40 tahun supaya lebih murah lagi angsurannya, mudah-mudah desil dua bisa dapat,” tutur Nixon.

Selanjutnya, pemerintah sedang menilai opsi tenor KPR subsidi hingga 40 tahun. Dengan tenor lebih panjang, angsuran menjadi lebih ringan, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat desil dua.

Inilah upaya pemerintah dan sektor perbankan untuk menurunkan hambatan kepemilikan rumah bagi warga berpenghasilan rendah, melalui kombinasi subsidi, bantuan dana, dan perpanjangan tenor kredit. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan lebih banyak keluarga dapat memiliki hunian yang layak dan terjangkau.

BTNKPR subsididesilBSPSpemerintahrumahtenor 40 tahun

Komentar

Memuat komentar...