Bupati Gowa Kunjungi Air Terjun Depa & Hutan Pinus Bissoloro
Gambar atau konten salah?
Bupati Sitti Husniah Talenrang mengunjungi beberapa objek wisata alam di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus mempromosikan potensi pariwisata, khususnya di wilayah pegunungan. Kunjungan ini dimulai pada Minggu, 3 Mei 2024 ketika beliau menelusuri Air Terjun Depa di Kecamatan Bungaya.
Di sana, Bupati Husniah memuji keindahan alam Gowa dan mengajak masyarakat agar menjadikan daerah ini sebagai pilihan destinasi saat berlibur. Ia mengatakan, “Gowa kaya akan destinasi wisata, khususnya di daerah pegunungan. Saya berada di Bungaya untuk mengunjungi Air Terjun Depa, salah satu tempat terindah di Gowa yang bisa kalian datangi ketika ingin berlibur,” kata Husniah kepada wartawan.
Setelah menikmati air terjun, beliau melanjutkan perjalanan ke kawasan Hutan Pinus Bissoloro ‘Valley Selow’. Kawasan ini menampilkan panorama hutan pinus yang luas, dilengkapi fasilitas glamping dan kafe. Bupati Husniah menekankan bahwa Kecamatan Bungaya memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta wisata alam. Ia menambahkan, “Jika ingin menikmati wisata hutan pinus, Kecamatan Bungaya bisa menjadi salah satu pilihan saat berkunjung ke Gowa,” tuturnya.
Dengan keberadaan destinasi alam yang menarik, Bupati Husniah berharap promosi yang dilakukan dapat meningkatkan minat wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Ia menegaskan pentingnya pengembangan pariwisata sebagai sumber pendapatan daerah.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ary Mahdin Asfari menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya memajukan sektor pariwisata. Fokus pengembangan terletak pada dua wilayah utama. Ia menyebut, “Tinggimoncong fokus ke pengembangan pariwisata berkelanjutan (suistanable of tourism) untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kota Malino, karena satu-satunya yang menjadi daya tarik adalah alam (panorama dan udara dingin), yang aksinya pengolahan limbah hotel atau akomodasi, sampah, penghijauan,” ujar Ary.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan destinasi baru di Kecamatan Bungaya. Pembangunan ini masuk dalam konsep segitiga emas pariwisata Sulawesi Selatan yang mencakup Jeneponto, Gowa, dan Takalar. Ar menyatakan, “Kami terus berkomitmen mendorong adanya pembangunan wisata baru yang nantinya dapat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gowa ditambah perekonomian masyarakat sekitar juga akan meningkat,” pungkas Ary.
Dengan langkah-langkah tersebut, Gowa berusaha menonjolkan keindahan alamnya sebagai daya tarik wisata yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gempa 4,8 M di Manokwari, Papua Barat, Dirasakan MMI II‑III
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Berita Terbaru
Buket Brokoli Prewedding Viral, Hemat dan Ramah Lingkungan
Venus & Jupiter Dekat di Langit pada 08–09 Juni 2026
DKI Alokasikan Rp253,6 Miliar untuk 103 Sekolah Swasta
Latihan Pra Operasi Patuh Agung 2026 Fokus ETLE Lalu Lintas
Indonesia Mulai Transisi Ekspor SDA Satu Pintu lewat DSI Pemerintah
Trans7 Bimbing Santri & Mahasiswa Cipta Konten Digital
Job Fair Ciamis 2026: Ribuan Peserta Berharap Pekerjaan
