Bupati Joncik: Warga Waspada Banjir dan Longsor Empat Lawang

Agus P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
Bupati Joncik: Warga Waspada Banjir dan Longsor Empat Lawang

Gambar atau konten salah?

Joncik Muhammad, bupati Empat Lawang, mengajak seluruh warga di wilayahnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor yang mulai mengancam. Debit air sungai di beberapa titik dilaporkan naik setelah hujan intensitas tinggi terjadi beberapa hari terakhir.

Selain itu, kawasan perbukitan dan lereng dinilai rawan longsor akibat kondisi tanah yang mulai labil. Menanggapi situasi tersebut, Joncik memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang agar tetap siaga 24 jam.

"Seluruh jajaran harus siap siaga. Pantau terus kondisi lapangan terutama di daerah rawan banjir dan longsor. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama," kata Joncik pada Jumat, 22 Mei 2026.

Dia meminta camat, kepala desa, hingga perangkat terkait aktif berkoordinasi dengan BPBD agar penanganan bisa dilakukan cepat bila terjadi kondisi darurat. Menurutnya, cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi harus diantisipasi sejak dini. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada.

"Warga yang tinggal di bantaran sungai diminta mengurangi aktivitas di sekitar aliran sungai ketika debit air meningkat drastis. Sementara masyarakat di kawasan perbukitan diminta segera melapor apabila menemukan retakan tanah, longsoran kecil, maupun pergerakan tanah yang mencurigakan," ungkapnya.

"Kami juga minta masyarakat tetap tenang, tapi jangan lengah. Kalau ada kondisi membahayakan segera laporkan ke petugas atau posko terdekat," sambungnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Empat Lawang, Zulfitri, menyatakan seluruh personel telah disiagakan sesuai instruksi. Peralatan evakuasi hingga kebutuhan logistik darurat juga dipastikan dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

"Personel standby 24 jam. Kami terus melakukan pemantauan bersama aparat kecamatan dan desa," ujarnya.

Di sejumlah wilayah, genangan air terlihat memasuki kawasan permukiman warga akibat meluapnya sungai, usai hujan deras mengguyur cukup lama.

Keseluruhan upaya ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan komunitas dan koordinasi instansi dalam menghadapi bencana alam yang terus berubah.

bupatibanjirtanah longsorsungaiBPBDkesiapsiagaankoordinasievakuasi

Komentar

Memuat komentar...