Bupati Luwu Utara Bertemu Menteri: Fokus Program Bedah Rumah
Gambar atau konten salah?
Pada Senin, 6 April 2026, Bupati Andi Rahim bertemu langsung dengan Menteri Maruarar Sirait di Gedung Wisma Mandiri 2, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.
“Alhamdulillah kami baru melakukan audiensi dengan bapak Menteri Maruarar Sirait untuk mendapat penjelasan mengenai program bedah rumah dan di tahun 2026 ini insyaallah kita akan mendapat tambahan bedah rumah yang cukup signifikan,” ungkap Bupati.
Pertemuan tersebut dirancang untuk meninjau program bedah rumah dan menilai tambahan bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat miskin ekstrim di wilayah Luwu Utara.
“Selain bedah rumah, kita juga mendapat penjelasan terkait pembangunan kawasan pemukiman, serta kredit yang ada di para pengusaha bangunan maupun devlopert perumahan,” tambahnya.
Andi Rahim menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Luwu Utara telah menerima 25 unit bantuan bedah rumah, yang langsung diakomodir oleh Dinas PUPR.
“Nanti akan diselesaikan oleh Dinas PURP. Tambahan ini tentunya bagi masyarakat miskin yang ada di Luwu Utara,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengidentifikasi warga yang akan menerima manfaat bedah rumah. “Kita sudah identifikasi desil 1 sampai 5 dapat mendapatkan program ini, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka kemudian keluar sari kemiskinan ekstrim dan membuat kehidupan mereka lebih sejahtera lagi,” tutupnya.
Melalui audiensi ini, pemerintah daerah menegaskan komitmen memperluas akses perumahan bagi warga miskin, sekaligus memanfaatkan kredit bagi pengusaha bangunan dan pengembang perumahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
