Charis Nicholas: Operasi Saraf Kejepit, Pemulihan 1 Tahun

Kartika D. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 114 dibaca
Bisik.id
Charis Nicholas: Operasi Saraf Kejepit, Pemulihan 1 Tahun

Gambar atau konten salah?

Charis Nicholas Tanzil, seorang pria berusia 26 tahun dari Tangerang, Banten, berbagi kisahnya tentang saraf kejepit yang hampir membuatnya lumpuh. Video yang menjadi viral di media sosial menampilkan perjalanan panjang perawatan yang ia jalani sejak 2017.

Selama periode 2018‑2020, ia mencoba berbagai terapi: fisioterapi, terapi kretek, akupuntur, berenang, hingga pijatan. Namun, semua usaha tersebut tidak membawa kesembuhan. “Selama 3 tahun nggak pernah bener‑bener 100 persen sehat sampai jadi terbiasa dengan sakit,” ujarnya di salah satu unggahan IG @charis_nicholas dengan izin yang bersangkutan.

Keputusan untuk operasi datang pada 2021. Awalnya ia takut, namun tidak ada pilihan lain. Setelah operasi, ia langsung bisa berdiri. Proses pemulihan berlangsung lebih dari setahun, mengatasi trauma otot yang kaku dan sakit. Kini kondisinya jauh lebih baik.

Dalam wawancara, ia mengungkap beberapa pantangan pasca operasi agar saraf kejepit tidak kambuh. “Saat misalnya di gym atau olahraga, formnya harus benar. Nggak boleh asal‑asalan,” katanya. Ia juga diwajibkan memperkuat otot kaki, otot core, dan perut agar beban dapat ditopang otot, bukan langsung menekan sendi atau tulang.

Charis berharap kontennya dapat menyemangati orang lain yang mengalami masalah kesehatan serupa. Menurutnya, saraf kejepit memiliki efek samping yang luas dan sering diabaikan. “Supaya yang lain juga teredukasi, banyak yang tidak mengerti seberapa menderitanya saraf kejepit dan akhirnya menyepelekan jadi buat pasien makin putus asa,” tambahnya.

Perjalanan ini menegaskan pentingnya kesadaran dan perawatan yang tepat bagi penderita saraf kejepit. Dengan berbagi pengalaman, Charis berharap dapat membantu orang lain memahami kondisi ini dan tidak menyerah pada rasa sakit yang tak terelakkan.

saraf kejepitCharis Nicholas Tanziloperasi sarafpemulihan pasca operasiterapi fisioterapiviral videopencegahan kambuh

Komentar

Memuat komentar...