Chikuro, Jajanan Ayam Renyah Indonesia Viral di Malaysia
Gambar atau konten salah?
Chikuro adalah jajanan ayam renyah bergaya Jepang yang berasal dari Indonesia. Camilan ini menjadi viral di Malaysia, di mana banyak orang bersedia membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali. Fenomena ini memicu kebingungan di beberapa gerai di Jakarta.
Chikuro dikenal sebagai “ayam renyah isi panjang pertama di dunia.” Camilan ini terbuat dari daging ayam cincang yang dibentuk memanjang, panjangnya mencapai 30 hingga 40 cm. Bagian luar digoreng hingga crispy, sementara bagian dalam diisi saus lelehan seperti keju, mozzarella, atau lava pedas. Kontras antara tekstur luar yang renyah dan dalam yang lembut menjadi daya tarik utama.
Menu andalan Chikuro disebut chiro atau chicken roll. Varian populer meliputi Royal Garlic Cream Cheese, Hot Lava, dan Mozzarella. Selain itu, tersedia juga menu pendamping seperti Potaro Crunch, Nori Chicken Bite, dan Satsuroage. Camilan ini biasanya dijual di pusat perbelanjaan dan dikonsumsi langsung sebagai snack praktis.
Popularitas Chikuro di Malaysia mendorong banyak turis Malaysia untuk membuka jasa titip atau jastip. Salah satu akun yang mencuri perhatian adalah TikTok @emma_delicious_bakery, yang berbasis di Setapak, Kuala Lumpur. Pemilik akun tersebut rutin membeli Chikuro di Indonesia dalam jumlah besar, bahkan hingga ratusan porsi, untuk dijual kembali di Malaysia. Varian rasa garlic dan mentai disebut sebagai yang paling diminati oleh konsumen di sana.
Harga jual Chikuro di Malaysia mengalami penyesuaian. Di Indonesia, harga mulai dari Rp 39.000 per porsi. Di Malaysia, camilan ini dijual dengan harga berkisar antara RM 18 (Rp 78.000) hingga RM 25 (Rp 109.000) per porsi. Meskipun harganya lebih mahal, antusiasme pembeli tetap tinggi. Banyak orang Malaysia yang pergi langsung ke Indonesia untuk mencicipi jajanan viral ini dan membuat konten di media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Di Jakarta, tingginya permintaan Chikuro menimbulkan dampak di beberapa gerai. Salah satu gerai di Gandaria City, Jakarta Selatan, dilaporkan sempat tutup sementara setelah kehabisan stok akibat pesanan besar dari turis Malaysia. Seorang netizen menulis, “Yang bener aja sih @chikuro.id cabang gancy tutup karena turis malaysia pesen 300 biji. Please lah di batasin per order, ngalah2in pesta aja mesen di outlet biasa begitu,”. Sementara itu, pengguna lain menambahkan, “Eh kayaknya di Malaysia lagi hype banget ya si Chikuro ini? Soalnya minggu lalu gue beli Chikuro juga ada orang Malaysia yang beli sampai sekoper wkwkkw gatau dah kayaknya 100 biji.”
Netizen Malaysia juga menanggapi tren ini dengan santai. Seorang pengguna menyatakan, “Kurang lebih seperti itu, turis Indonesia juga ikut tren (FOMO) dengan nastar kami di KLCC sampai membawa satu koper per orang. Antrean panjang sejak pagi. Jadi adil, kami suka Chikuro dari Indonesia, sementara mereka suka nastar Malaysia.” (sob/adr)
Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan kuliner antara Indonesia dan Malaysia. Meskipun harga di Malaysia lebih tinggi, permintaan tetap tinggi karena rasa unik dan tren jastip yang memudahkan pembelian. Gerai-gerai di Jakarta harus menyesuaikan stok dan kebijakan penjualan agar tidak kehabisan, sementara para jastiper harus memikirkan batasan order agar tidak menimbulkan ketidakpuasan pelanggan.
Secara keseluruhan, Chikuro menjadi contoh bagaimana jajanan lokal dapat melintasi batas negara dan menciptakan tren baru. Popularitasnya di Malaysia, didukung oleh jastip dan media sosial, menandai dinamika pasar makanan yang terus berubah. Sementara itu, gerai di Jakarta harus tetap waspada terhadap fluktuasi permintaan yang dipicu oleh minat internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mantan Pramugari Sukses Jual Bagel New York di Malaysia
Sate Babi Depan Rumah: Dibakar Langsung di Depan Pelanggan
Mantan Polisi 23 Tahun Kini Jual Ayam Goreng
5 Keuntungan Membeli Air Mineral AQUA
Nex Carlos Review Kantin Stanford, Porsi Raksasa Rp252 Ribu
Legenda Hainan Western Singapura Tutup Usia
Berita Terbaru
Kapolda Babel Resmikan Rumah Bedah Korban Kebakaran
DPRD Dorong Desa Adat Ikut Jaga Keamanan Bali
Aturan MPLS 2026: Ini Larangan dan Sanksinya
Nelayan Sukabumi Terlantar di Laut, Minim Perlindungan
Fasilitas Kalah Saing, SD Negeri di Semarang Sepi Murid
Messi Akhirnya Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia
Musk Vs Altman: Gugatan Apple Picu Perang Sindir
BNI Perketat Pengawasan Penyaluran KUR
