Cremonese Hadapi Laga Penting vs Como, Bertahan di Serie A
Gambar atau konten salah?
Cremonese menghadapi laga hidup‑mati di Serie A musim ini. Kiper Emil Audero Mulyadi bertekad membawa timnya tetap bertahan di kasta tertinggi Italia.
Matchday pamungkas Liga Italia akan berlangsung pada akhir pekan ini, dengan duel penting antara Cremonese dan Como 1907 pada Senin (25 Mei 2026) dini hari WIB. Pertandingan kontra Como menjadi penentu nasib Cremonese di Serie A. Jamie Vardy cs wajib menang apabila mau terhindar dari degradasi.
Keadaan klasemen menambah ketegangan. Cremonese saat ini berada di posisi ke‑18 dengan 34 poin, hanya satu poin di belakang Lecce (35 poin) di urutan ke‑17. Batas aman terakhir untuk bertahan di Serie A berada di posisi ke‑17. Kekalahan dari Como 1907 akan memastikan Cremonese degradasi otomatis tanpa menghitung hasil laga Lecce kontra Genoa di waktu yang bersamaan. Andai menang, Cremonese berharap Lecce gagal meraih poin untuk bisa bertahan di Liga Italia.
Kiper Emil Audero Mulyadi mengangkat bicara soal peluang Cremonese bertahan di Serie A. Penggawa Timnas Indonesia ini menegaskan timnya bakal berjuang habis‑habisan demi menghindari degradasi.
"Lawan yang akan kami hadapi, Como, adalah lawan yang kuat dan sedang memainkan sepakbola terbaik mereka musim ini, tetapi pertandingan tidak selalu berjalan sesuai harapan," kata Audero, dilansir dari Cremona Sport. "Jelas, klasemen menunjukkan pertandingan kami akan lebih sulit. Mereka yang turun ke lapangan melakukannya dengan semangat percaya diri. Siapa pun yang tidak merasa siap bisa tinggal di ruang ganti; itulah yang kami katakan satu sama lain sebelum pertandingan." "Penting untuk menang di laga nanti, jika tidak, semuanya akan berakhir. Ketegangan emosional tetap sama, bagi kami dan bagi mereka," Audero menegaskan.
Como 1907 bisa dibilang lawan yang tak mudah bagi Cremonese. Pasukan Cesc Fabregas saat ini berada di urutan kelima klasemen, serta berpeluang finis di zona Liga Champions apabila menang di laga terakhir Liga Italia 2025/2026.
Dengan semua faktor ini, laga malam ini menandai titik balik bagi Cremonese. Kemenangan akan membuka peluang bertahan, sedangkan kekalahan menandai akhir perjalanan klub di Serie A. Skor akhir akan memutuskan nasib mereka, menambah ketegangan di arena sepakbola Italia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
