Danau Yeh Malet Bersih, Wisatawan Naik dan Pancingan Populer
Gambar atau konten salah?
Di Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, Danau Yeh Malet kini semakin ramai dikunjungi. Wisatawan datang tidak hanya untuk menikmati pemandangan, tapi juga memancing. Danau terletak di tengah hutan tropis, dikelilingi bukit hijau. Sebelum pembersihan, airnya kotor akibat akar rumput dan sampah. Setelah dibersihkan, air menjadi jernih, memantulkan langit biru.
Pada hari Minggu, 31 Mei 2026, beberapa masyarakat terlihat memancing di beberapa titik di danau. Seorang pemancing, Gede Artama, mengatakan: “Saya sudah beberapa kali datang ke sini (Danau Yeh Malet) sambil mancing. Ikan dapat, tetapi kecil-kecil. Sekadar hiburan saja karena hobi mancing,”. Ikan yang ditemukan biasanya ikan mas kecil, namun masih cukup menarik bagi para pemancing. Masyarakat biasanya menggunakan joran sederhana dan umpan ikan kecil.
Danau Yeh Malet dulu sempat ditumbuhi rumput liar dan eceng gondok sehingga airnya tidak terlihat. Aparat setempat melakukan pembersihan dan danau kembali terlihat indah. Pembersihan dilakukan oleh aparat dan relawan, memakan waktu beberapa minggu. Mereka menebang rumput liar, menghilangkan eceng gondok, serta menyiapkan sarana mandi dan tempat sampah. Sebelum pembersihan, danau menjadi primadona bagi wisatawan dan masyarakat setempat, bahkan ada yang menyewakan rakit untuk mengelilingi danau.
I Nengah Sarianta, Banjar Dinas Yeh Malet, menyatakan: “Semenjak selesai dibersihkan, mulai kembali ada wisatawan maupun masyarakat yang datang. Bahkan, sempat juga ada shooting video klip lagu Pop Bali beberapa hari yang lalu.” Video klip tersebut menampilkan pemandangan alam dan aktivitas masyarakat di sekitar danau.
Namun, beberapa rumput dan eceng gondok mulai tumbuh di beberapa titik. Sarianta berharap ada pihak yang rutin melakukan pembersihan agar keindahan Danau Yeh Malet tetap terjaga. Ia juga menyebutkan: “Sebelumnya sempat diwacanakan akan membentuk relawan yang akan melakukan pembersihan secara rutin, semoga benar adanya.” Rumput liar dan eceng gondok mulai tumbuh kembali karena kurangnya pemeliharaan rutin. Sarianta menyerukan adanya program relawan terorganisir.
Sarianta mengajak dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk menata Danau Yeh Malet, misalnya menambahkan lintasan jogging track dan fasilitas lain sehingga keindahan tetap terjaga dan wisatawan semakin banyak. Lintasan jogging track akan memudahkan pengunjung berolahraga sambil menikmati pemandangan. Diharapkan juga fasilitas seperti tempat istirahat, toilet, dan area piknik.
Dengan pembersihan rutin dan penataan fasilitas, Danau Yeh Malet dapat terus menjadi destinasi yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan. Jika dikelola dengan baik, Danau Yeh Malet dapat menarik wisatawan domestik dan internasional, meningkatkan pendapatan desa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
