Denpasar Banjir Ringan Hujan Lebat, Warga 'Langganan'

Dewi M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Denpasar Banjir Ringan Hujan Lebat, Warga 'Langganan'

Gambar atau konten salah?

Denpasar, 22 April 2026, diselimuti hujan deras sore ini. Air turun deras, lalu menimbulkan genangan dan banjir di beberapa titik kota. Salah satu tempat yang terdampak adalah Jalan Gunung Rinjani di Desa Tegal Harum, Denpasar Barat.

Hujan turun lebih dari 30 centi dalam hitungan menit. Warga di sana, Hendra, berusia 23 tahun, mengaku sudah biasa melihat banjir. “Sudah bukan banjir biasanya, malah sudah langganan disini. Tadi sekitar jam 3 lebih lah,” jelasnya ketika ditemui.

Pria yang berjualan di jalan tersebut, berasal dari Tasikmalaya, menambahkan, “Kalau hujannya lebat, cepat banjirnya. Kalau ringan normal aja. Tadi sekitar 30 centi ada tingginya.” Ia juga menjelaskan bahwa banjir biasanya muncul segera setelah hujan deras turun.

Hendra, yang sudah tinggal di daerah itu selama tiga tahun, mengingatkan siklus banjir yang sudah ia kenal. “Pernah paling lama itu 1,5 jam. Dari pertigaan itu (arah pertigaan Desa Tegal Harum), banjirnya sudah mulai kelihatan sampai ke arah selatan,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa banjir biasanya hanya berlangsung setengah jam, “Paling bentar ya setengah jam. Kayak tadi ini, cuman setengah jam aja. Tapi surutnya juga cepat sekitar 10 menitan.”

Kasus serupa terjadi di Jalan Pondok Indah IV, Pemecatan Kaja, Denpasar Utara. Ramadhan, 32 tahun, mengatakan daerah rumahnya sudah menjadi “langganan” banjir saat hujan deras. “Sudah biasa, cuman itu aja pas hujan lebat banjir tapi surutnya juga cepat. Pas hujan berhenti nggak lama surut airnya,” ujarnya.

Pada sore itu, ketinggian banjir mencapai sekitar 30 sentimeter. Ramadhan menceritakan pernah terjadi banjir lebih besar, bahkan menyerupai kolam di sekitar rumah. “Pernah, kalau hujan lebat dan lama. Itu banjir, bahkan anak-anak sampai orang dewasa ada yang berenang,” katanya.

Secara keseluruhan, hujan deras di Denpasar menyebabkan banjir singkat namun sering. Warga mengakui pola ini sudah menjadi bagian rutin kehidupan mereka, dengan banjir yang cepat surut setelah hujan berhenti.

Denpasarhujan derasbanjir singkatJalan Gunung RinjaniJalan Pondok Indah IVsurut cepat

Komentar

Memuat komentar...