Desak Luruskan Pernyataan Usai Raih Emas World Climbing 2026
Gambar atau konten salah?
Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, angkat bicara untuk meluruskan pernyataannya setelah sukses meraih medali emas di ajang World Climbing Series Krakow 2026. Ia menegaskan bahwa ucapannya sebelumnya tidak dimaksudkan sebagai kritik kepada pihak manapun.
Desak menjelaskan, pernyataan yang ia sampaikan merupakan bentuk curahan hati mengenai berbagai tantangan yang dihadapi selama penyelenggaraan kejuaraan dunia tahun ini. Tantangan itu disebutnya datang dari dalam maupun luar dirinya.
"Melalui pernyataan tersebut, saya hanya ingin mengekspresikan determinasi dan resiliensi saya sebagai seorang atlet. Sebagai juara, saya percaya bahwa setiap tantangan harus dihadapi dengan semangat pantang menyerah dan dijadikan motivasi untuk terus memberikan penampilan terbaik," ujar Desak dalam keterangan tertulis pada Selasa, 07 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti peran pemerintah dalam mendukung para atlet. Menurut Desak, dukungan tersebut sangat berarti dalam perjalanannya mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. "Pemerintah tetap dan terus memberikan dukungan kepada kami sebagai atlet. Dukungan tersebut sangat berarti dalam perjalanan kami mengharumkan nama bangsa," katanya.
Meski begitu, Desak mengakui bahwa setiap ajang olahraga skala besar pasti menyisakan catatan. Ada sejumlah hal yang bisa menjadi perhatian bersama dan bahan evaluasi. Ia berharap evaluasi itu bisa menjadi bekal untuk memperbaiki kualitas penyelenggaraan di masa depan.
Lebih lanjut, Desak mengajak semua pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling mendukung. Tujuannya jelas: memajukan olahraga nasional Indonesia. "Harapan saya, semoga semangat kolaborasi dan saling mendukung terus terjaga sehingga prestasi olahraga Indonesia dapat terus berkembang dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia," pungkasnya.
Pernyataan Desak ini muncul setelah ia meraih medali emas di Polandia. Di tengah euforia kemenangan, atlet ini memilih untuk fokus pada semangat juang dan dukungan yang telah ia terima, bukan pada perbedaan tafsir dari ucapannya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prakiraan Cuaca Jatim: Kabut hingga Cerah, Suhu 12-33°C
Spanyol Vs Prancis: Duel Ketajaman Lawan Soliditas
Jadwal Sholat Bandung 14 Juli 2026: Imsak Pukul 04:33
Patung Catur Muka Tabanan Dibongkar, Akan Diperbesar
8 Negara Bertarung di Kejuaraan Golf Amatir Internasional Jakarta
Jadwal Sholat 14 Juli 2026 untuk 38 Kota di Jatim
ESDM Tugaskan Tambang Pasok 212 Juta Ton Batu Bara ke PLN
15.677 Siswa Badung Mulai MPLS Ramah
Fenomena Ikan Mabuk di Lumajang, Warga Ramai-ramai Menangkap
