Deschamps: Spanyol Lebih Tertekan di Semifinal
Gambar atau konten salah?
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, buka suara menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Menurutnya, tekanan justru berada di pihak lawan.
Pertandingan besar ini akan digelar di Dallas Stadium pada Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB. Ini bukan sekadar laga biasa—kedua tim sudah saling berhadapan tiga kali dalam dua tahun terakhir. Spanyol selalu keluar sebagai pemenang di dua pertemuan sebelumnya, yaitu di Piala Eropa 2024 dan UEFA Nations League 2025.
Meski unggul head-to-head, Spanyol tidak bisa lengah. Prancis tampil sempurna sejak fase grup Piala Dunia 2026. Mereka selalu menang di setiap pertandingan dan menjadi tim paling produktif dengan torehan 16 gol.
Deschamps mengakui Spanyol layak diunggulkan. Rekor kemenangan beruntun mereka atas Prancis jadi alasannya. Tapi di sisi lain, status unggulan itu justru bisa menjadi beban tersendiri bagi La Furia Roja.
"Kami mengenal Spanyol dengan baik. Mereka adalah juara Eropa saat ini. Kami juga bermain melawan mereka musim panas lalu di semifinal Nations League," kata Deschamps, dikutip dari Marca. "Sebelum Piala Dunia, banyak yang menganggap kami sebagai favorit. Tapi sekarang, Spanyol adalah unggulannya."
Ia menambahkan, "Itu memberi tekanan lebih pada mereka. Semua yang sudah mereka lakukan—meskipun mereka kalah di final UEFA Nations League melawan Portugal—menunjukkan mereka adalah tim yang sangat bagus dengan banyak kekuatan."
Yang terpenting, kata Deschamps, ini adalah semifinal Piala Dunia. Level pertandingannya sudah sangat tinggi. "Ini pertama kalinya bagi banyak pemain," pungkasnya.
Terakhir kali Prancis mengalahkan Spanyol terjadi pada tahun 2021. Saat itu Les Bleus menang 2-1 di final UEFA Nations League dan menjadi juara.
Pertemuan kali ini menjadi ujian besar bagi kedua tim. Spanyol datang dengan rekor mentereng, sementara Prancis datang dengan momentum tak terkalahkan di turnamen ini. Siapa yang lebih siap menghadapi tekanan? Jawabannya akan terlihat di Dallas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
