Diet dan Olahraga Bersama Turunkan Berat Badan Lebih Cepat

Lina F. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 68 dibaca
Bisik.id
Diet dan Olahraga Bersama Turunkan Berat Badan Lebih Cepat

Gambar atau konten salah?

Medan – Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan memulai rutinitas olahraga intens. Meski begitu, hasilnya tidak selalu terlihat. “Kita sering merasa berat badan tidak kunjung turun meski sudah rajin berolahraga,” ungkap dr. Eka Febriyanti, ahli gizi.

Menurutnya, kunci utama penurunan berat badan terletak pada terciptanya defisit kalori dalam tubuh. Ia menjelaskan, “Defisit kalori itu artinya kita mengurangi asupan kalori harian, biasanya sekitar 500 sampai 750 kalori dari kebutuhan normal. Ketika asupan berkurang, tubuh akan menggunakan cadangan energi seperti glikogen dan lemak.”

Dr. Eka menegaskan bahwa penurunan berat badan tidak bisa hanya mengandalkan satu faktor. “Bukan memilih mana yang lebih berperan antara pola makan atau olahraga, tetapi keduanya harus dijalankan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Dari berbagai penelitian, kombinasi pengaturan pola makan dan olahraga adalah yang paling efektif.”

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Obesity mendukung pernyataan tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi diet dan aktivitas fisik lebih efektif dalam menurunkan berat badan dibandingkan hanya mengandalkan salah satunya.

Selanjutnya, World Health Organization merekomendasikan aktivitas fisik rutin sebagai bagian penting dalam menjaga berat badan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, dengan durasi ideal 150 hingga 300 menit per minggu.

Dr. Eka menekankan, “Penurunan berat badan sejatinya merupakan bagian dari perubahan gaya hidup yang menyeluruh, bukan sekadar diet sesaat.”

Ia juga menyoroti faktor lain yang memengaruhi, seperti cukup minum, manajemen stres, dan tidur yang cukup. “Selain defisit kalori dan aktivitas fisik, faktor lain seperti cukup minum, manajemen stres, dan tidur yang cukup juga sangat berpengaruh,” katanya.

Ia mengingatkan agar defisit kalori tidak dilakukan secara ekstrem karena dapat berdampak buruk bagi tubuh. “Jika terlalu drastis, tubuh bisa mengalami gangguan metabolisme dan inflamasi. Karena itu, pengurangan kalori sebaiknya dilakukan secara bertahap,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar pola makan tetap mengikuti prinsip gizi seimbang agar program penurunan berat badan dapat berjalan secara berkelanjutan. “Diet yang baik itu tidak mengubah pola makan secara ekstrem, tetapi menyesuaikan kebiasaan yang ada agar lebih sehat dan berkelanjutan,” tutupnya.

Kesimpulannya, penurunan berat badan yang efektif memerlukan kombinasi defisit kalori, olahraga teratur, dan gaya hidup sehat lainnya. Pendekatan bertahap dan seimbang akan membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus mencapai tujuan penurunan berat badan.

Defisit KaloriOlahraga IntensPola Makan SeimbangGizi SeimbangPenurunan Berat BadanAktivitas FisikManajemen StresTidur Cukup

Komentar

Memuat komentar...