Dishub Surabaya Perluas Parkir Digital ke 15 Kawasan, Tambah Petugas
Gambar atau konten salah?
Dinas Perhubungan Surabaya (Dishub) menambah wilayah parkir digital, menambah jumlah petugas yang mendukung kebijakan tersebut.
Hingga 08 Juni 2026, jumlah petugas parkir digital di Surabaya mencapai 926 orang, naik dari 819 sebelumnya.
“Semakin luas penerapan parkir digital, semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat. Selain mempermudah transaksi, sistem ini juga mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan parkir di lapangan,” kata Plt Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, pada 10 Juni 2026.
Dishub Surabaya memperluas parkir digital ke titik-titik baru. Sebelumnya sistem ini sudah ada di Bratang Binangun, Bratang Gede, Ngagel Tengah, Nginden, Nginden Semolo, Prapen, Tenggilis Barat, Klampis, Jagir Wonokromo, Manyar Kertoarjo, Manyar Tegal, Rungkut, Bukit Darmo Boulevard, Kupang Gunung, Darmokali, dan Karang Menjangan. Kini, parkir digital juga tersedia di ruas Jalan Stasiun Kota, Perak Timur, Perak Barat, dan Tambak Bening.
Perluasan ini penting karena kawasan-kawasan tersebut memiliki aktivitas masyarakat yang tinggi. Dengan begitu, lebih banyak pengguna jasa parkir dapat memanfaatkan pembayaran digital melalui QRIS, uang elektronik, maupun voucher parkir resmi.
Selain itu, Dishub Surabaya masih menegaskan tugasnya mengubah kebiasaan transaksi tunai menjadi non tunai. Sosialisasi dan edukasi ke masyarakat serta petugas parkir terus dimaksimalkan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meminta bukti pembayaran setiap kali menggunakan layanan parkir digital sebagai bentuk transaksi yang sah dan tercatat dalam sistem. Kami mendorong petugas untuk aktif memberikan informasi kepada pengguna jasa parkir mengenai mekanisme pembayaran digital. Semakin sering masyarakat menggunakan transaksi non tunai, semakin cepat proses adaptasi terhadap sistem ini,” pungkasnya.
Dengan peningkatan jumlah petugas dan cakupan wilayah, sistem parkir digital di Surabaya semakin mudah diakses, memudahkan pembayaran, dan meningkatkan transparansi bagi semua pihak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
