Dolar AS Kembali Perkasa, Rupiah Tertekan ke Rp 17.993
Gambar atau konten salah?
Pada awal perdagangan Senin pagi, nilai tukar dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan penguatan terhadap rupiah. Berdasarkan data Bloomberg pukul 10.16 WIB, mata uang Negeri Paman Sam berada di level Rp 17.993. Angka ini naik 30 poin atau sekitar 0,17 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Pagi ini dolar AS juga bergerak menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya di kawasan Asia dan global. Penguatan terjadi secara konsisten, meskipun besarnya bervariasi. Terhadap dolar Australia, dolar AS naik 0,21 persen. Sementara terhadap euro, penguatannya lebih kecil, yaitu 0,03 persen.
Di Asia, dolar AS menguat 0,05 persen terhadap dolar Singapura. Penguatan juga terjadi terhadap yuan China sebesar 0,13 persen. Yen Jepang menjadi salah satu yang paling tertekan, dengan dolar AS naik 0,29 persen. Mata uang Thailand, baht, melemah 0,10 persen terhadap dolar. Ringgit Malaysia juga tidak luput, turun 0,12 persen.
Data ini menunjukkan tekanan yang cukup merata terhadap mata uang regional pada hari ini. Rupiah sendiri masih bertahan di kisaran Rp 17.900-an, meskipun sempat menyentuh level Rp 17.993. Pergerakan ini masih dalam tren yang sama dengan pekan-pekan sebelumnya, di mana dolar AS cenderung perkasa.
Secara keseluruhan, penguatan dolar AS pagi ini terjadi di hampir semua pasangan mata uang utama. Tidak ada satu pun mata uang yang tercatat menguat terhadap dolar dalam data yang dirilis. Ini menandakan dominasi dolar yang masih berlanjut di pasar valuta asing.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
