Dolar AS Melemah, Bertahan di Rp 17.912
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat pagi ini terpantau melemah terhadap rupiah. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut masih bertahan di kisaran Rp 17.900-an, meskipun mengalami penurunan.
Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis, 6 Agustus 2026, dolar AS berada di level Rp 17.912. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 21 poin atau sekitar 0,12 persen.
Pelemahan dolar AS tidak hanya terjadi terhadap rupiah. Mata uang tersebut juga melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya di Asia dan Eropa.
Secara lebih rinci, dolar AS melemah 0,08 persen terhadap yen Jepang. Kemudian turun 0,03 persen terhadap pound sterling Inggris, dan 0,02 persen terhadap euro. Pelemahan juga tercatat terhadap dolar Singapura sebesar 0,05 persen.
Sementara itu, terhadap yuan China dan dolar Australia, dolar AS sama-sama melemah 0,02 persen.
Pelemahan dolar AS yang terjadi secara luas terhadap berbagai mata uang menunjukkan bahwa pergerakan ini bukan hanya dipengaruhi oleh faktor domestik Indonesia, melainkan juga oleh kondisi ekonomi global yang mempengaruhi nilai tukar dolar secara umum.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
OJK Jatuhkan Sanksi Rp390 Miliar ke 835 Pihak hingga Oktober
OJK Temukan Manipulasi Saham Tiga Emiten Konsentrasi Tinggi
Danantara Siap Masuk Bursa di Tengah IHSG Anjlok 11 Persen
IHSG Anjlok 11,57% ke 5.185, MSCI Picu Kejatuhan
OJK Denda Rp2,1 Triliun Tiga Emiten Terkait Prajogo dan Sinar Mas
Harga Emas Antam Naik Tipis Rp 4.000 per Gram
