Dua Gajah Liar Melintas Pasar Jukung, Aman Kembali ke Habitat

Bambang W. · 2 min baca · 13 hari lalu · 64 dibaca
Bisik.id
Dua Gajah Liar Melintas Pasar Jukung, Aman Kembali ke Habitat

Gambar atau konten salah?

Dua ekor gajah liar jenis jantan muncul di Pasar Jukung, Kecamatan Sungai Baung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan pada malam 19 Mei 2026. Video yang menampilkan gajah-gajah tersebut berlari kecil di lorong pasar menjadi viral di media sosial. Mereka tidak membawa barang, hanya melintas mencari makan. Tidak ada korban jiwa, dan setelah lewat, kedua hewan kembali ke habitatnya.

"Benar itu dua ekor gajah liar melintas di pasar dan dia sudah kembali ke habitatnya. Dua ekor gajah itu hanya melintas saja dan tidak mengganggu," ujar Kemarun Zaman, Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sumsel.

Di Posko Pagar Rapat yang dipimpin oleh Zaman, ada empat petugas BKSDA dan satu warga. Posko ini memantau setiap masuknya gajah, khususnya bila ada potensi konflik. "Kita ada posko namanya Pagar Rapat. Posko tersebut terdiri dari empat orang BKSDA dan satu warga. Para anggota di posko inilah yang memantau masuknya gajah apalagi jika ada konflik. Untungnya pada saat itu dua ekor gajah hanya melintas dan tidak mengganggu sehingga kami tidak menurunkan tim," tambahnya.

Menurut Zaman, Pasar Jukung merupakan perlintasan gajah. Gajah-gajah ini biasanya berada di kawasan air Sugihan atau Padang Sugihan. "Pasar Jukung merupakan perlintasan gajah. Kemungkinan gajah ini pernah melihat 5-7 tahun lalu sehingga ia melewati pasar tersebut. Keduanya bisa jadi gajah tersebut mencari jalan baru untuk kembali ke habitatnya karena jalan yang biasa ia lalui rusak,"

Warga di sekitar pasar dapat tenang. Zaman menegaskan, "Warga tidak perlu khawatir gajah-gajah tersebut sudah pulang ke habitatnya. Jika melintas lagi atau ada konflik tim kita ada di Posko Pagar Rapat yang sudah ditandangi SKnya olah Camat,". Posko siap menurunkan tim bila diperlukan.

Insiden ini menunjukkan bahwa habitat gajah di Sumatera Selatan masih terhubung dengan wilayah perumahan. Keberadaan posko dan pemantauan rutin membantu mencegah potensi konflik antara manusia dan satwa liar. Dengan sistem peringatan yang sudah ada, masyarakat dapat hidup berdampingan dengan lebih aman.

gajah liarPasar JukungOgan Komering IlirSumatera Selatanposko Pagar Rapathabitatkonflik manusia-satwa

Komentar

Memuat komentar...