Dua JCH Surabaya Tunda Keberangkatan Karena Sakit Hari Ini
Gambar atau konten salah?
Di Surabaya, dua jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Surabaya harus menunda keberangkatan ke Tanah Suci karena sakit. Salah satunya harus dirawat di RS Haji Surabaya setelah tiba di Asrama Haji Sukolilo.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, As'adul Anam, mengatakan kepada wartawan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada Sabtu, 25 April 2026 bahwa: "Ada 2 jemaah kita yang tertinggal karena sakit. Saat ini satu di Rumah Sakit Haji," ujarnya.
JCH yang dirawat di RS Haji Surabaya didiagnosis mengalami gejala TBC dan mulai dirawat sejak Rabu, 22 April. Istrinya, di sisi lain, tetap berangkat lebih dulu ke Tanah Suci pada Kamis, 23 April.
Adapun satu jemaah lainnya yang sakit belum sempat masuk ke Asrama Haji. Pihak PPIH Embarkasi Surabaya belum memastikan jenis penyakit yang diderita jemaah tersebut.
Menanggapi jadwal keberangkatan dua JCH yang sakit, Anam menyebut pihaknya masih menunggu izin dari dokter terkait kelayakan terbang. Ia berkata: "Kita harus mendapatkan izin kelayakan terbang dari dokter. Oleh karena itulah maka mohon dengan sangat untuk kemudian dipahami," ujarnya.
Hingga hari ke-5 penyelenggaraan, pada Sabtu, 25 April 2026, siang, total 5.252 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi dalam 14 kloter. Jumlah itu ditambah 62 petugas, sehingga total mencapai 5.314 orang.
Sementara jumlah kedatangan jemaah di Asrama Haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-5 tercatat sebanyak 6.075 orang, terdiri atas 6.005 jemaah dan 70 petugas, yang terbagi dalam 16 kloter. Pada hari ini saja, terdapat tambahan kedatangan sebanyak 1.137 orang dari 3 kloter.
Berkenaan dengan layanan dokumen perjalanan ibadah haji, seluruh jemaah yang telah diberangkatkan, yakni sebanyak 5.252 orang, telah menerima Kartu Nusuk secara lengkap.
Keputusan menunda keberangkatan dua jemaah ini menegaskan pentingnya kesehatan dan persetujuan medis sebelum melakukan perjalanan ibadah. Sementara itu, penanganan dan penjadwalan kloter tetap berjalan sesuai jadwal, memastikan jumlah jemaah dan petugas yang terkoordinasi dengan baik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bupati Nganjuk Pelantik Empat Kepala OPD di Pendopo KRT
Arema FC Akhiri Kerja Sama dengan Dalberto Luan Belo
Makanan Berbahaya & Sehat: Pedang & Perisai Melawan Kanker
BMKG Prediksi Bediding di Jawa Timur hingga Agustus 2026
Mahasiswa Bondowoso Rebut Janji PBB Bebas bagi Miskin
Tanggul Titik 71 Sidoarjo Hampir Runtuh, Warga Gelisah
Berita Terbaru
BookCabin Fair 2026: Promo Tiket & Cashback di Surabaya
Jembatan Kaca Bromo Resmi Operasi, Sewa Lima Tahun
Zaki Ubaidillah Raih Kemenangan di Australian Open 2026
Chandra Asri dan UNTIRTA Luncurkan Program Jejak Asri
Delegasi Kamboja Kunjungi Gianyar, Pelajari Pengelolaan Sampah
DJBC Berhentikan Penyelundupan 8,26 Juta Rokok di Merak