Ekspor Listrik ke Singapura: Harga Belum Tersepakati
Gambar atau konten salah?
Indonesia berencana mengekspor listrik ke Singapura, namun belum terwujud karena belum ada kesepakatan harga.
Menurut Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), negara ini terbuka untuk ekspor listrik, namun kerja sama harus menguntungkan kedua belah pihak.
Dia menegaskan, “Untuk Singapura, kita juga akan ekspor, tapi harganya juga harus cengli. Selama itu belum kita bicara tentang win-win, maka saya pikir penting untuk melakukan kajian yang lebih mendalam,” ujar Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.
Selain Singapura, Indonesia juga menjalin kerja sama kelistrikan dengan Malaysia. Dalam hubungan ini, Indonesia mengimpor listrik dari Malaysia.
Ia menambahkan, “Seperti kita melakukan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia, itu kan kita juga impor listrik dari Malaysia, PLTA kita lewat Kalimantan. Itu bagus, harganya cengli,” kata Bahlil.
Dengan demikian, rencana ekspor listrik ke Singapura masih dalam tahap evaluasi. Harga menjadi faktor kunci, sementara contoh kerja sama dengan Malaysia menunjukkan model yang saling menguntungkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
